BERITAKALTIM.CO- Tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Balikpapan tidak termasuk yang direncanakan menerima suntikan gelombang pertama yang rencananya dimulai Jumat (15/1/2021).
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty dalam acara pers rilis update terbaru pandemi Korona di Pemkot Balikpapan, Selasa (12/1/2021) sore.
“Untuk tahap pertama termin satu Balikpapan belum dapat. Kita akan dapat pada termin kedua bulan Februari 2021 nanti,” kata wanita yang akrab disapa Dio itu kepada wartawan.
Keputusan tersebut merujuk pada surat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tentang distribusi vaksin dan rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19, yang ditujukan kepada Kadis Kesehatan Provinsi dan diteruskan ke Kabupaten-Kota.
Padahal, menurut Dio, persiapan vaksinasi telah dipersiapkan dengan matang. Segala yang menyangkut persiapan vaksin dari tenaga penyuntik dan yang disuntik sudah siap. Semula direncanakan, Balikpapan mendapat jatah 4.600 dosis vaksin.
Fokus awal pelaksanaan vaksinasi bulan Januari 2021, adalah di ibu kota provinsi dan kabupaten -kota yang berbatasan langsung.
“Jadi pada lampiran surat ini sudah ditetapkan juga bahwa yang akan menjalankan vaksinasi pada tanggal 15 Januari 2021 ini adalah Kota Samarinda dan Kutai Kartanegara. Balikpapan juga masuk tapi untuk termin dua bulan Februari, jadi mundur,” ujarnya.
Sesuai lampiran surat, jumlah Nakes Kota Balikpapan yang akan divaksinasi sebanyak 5.759 orang. Mereka akan mendapat dua kali suntikan, sehingga jumlah vaksin untuk Balikpapan pada termin dua nanti sebanyak 11.560 vaksin.
“Ada juga 10 orang pejabat publik esensial yang siap untuk dilakukan penyuntikan vaksin, seperti Gubernur, DPRD, Sekda, Direktur Rumah Sakit Rujukan dan Kadis Kesehatan,” ucapnya. #
Wartawan: Thina
Comments are closed.