BeritaKaltim.Co

Usulan Pendidikan Jadi Topik Pembahasan Reses Syarifuddin Oddang

BERITAKALTIM.CO- Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Syarifuddin Oddang menggelar Reses masa sidang I tahun 2021 DPRD Kota Balikpapan, di Perum PGRI Graha Indah RT 13 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Selasa (2/3/2021).

Tampak hadir Sekcam Balikpapan Utara, Lurah Graha Indah Satrio taufik, dan perwakilan OPD dari Kasi sara prasarana dan perpustakan pendidikan Sekolah Dasar Drs. Tanjung dan Kepala UPTD Rusunawa Sutarno.

Reses kali ini diselenggarakan secara terbatas dihadiri hanya beberapa kalangan Organisasi masyarakat dan perwakilan ketua RT di wilayah Kecamatan Balikpapan Utara dengan tetap menjaga prosedur protokol kesehatan.

Dalam reses tersebut, masalah pendidikan menjadi topik pembahasan. Yakni tentang fasilitas pendidikan yang belum memadai untuk kawasan Balikpapan Utara. Terutama soal keterbatasan daya tampung sekolah negeri yang belum sebanding dengan jumlah siswa pendaftar.

Hal itu mengakibatkan cukup banyak siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Seperti yang dikemukakan oleh Sidiq Ketua RT 25, yang mengeluhkan masalah pendidikan mulai dari kurangnya fasilitas sekolah dan juga mempertanyakan persiapan masalah zona prioritas untuk PPDB sekolah.

Oddang sapaan akrab Syarifuddin Oddang menambahkan, dalam waktu dekat memohon agar meschdulekan pertemuan dengan Kadisdik Balikpapan terkait menghadapi penerimaan murid baru tahun 2021.

“Karena selama ini kami tidak pernah mempersulit unsur pemerintahan, kami tidak bicara kualitas tetapi bagaimana dulu anak disekolah, dalam waktu dekat kita akan fasilitasi di graha untuk pertemuan,” ujarnya.

Selain masalah pendidikan, topik pembahasan yang tak kalah seru terkait pembebasan fasos dan fasum yang ada di lingkungan graha indah. Beberapa Fasos dan Fasum ini justru diabaikan, ditelantarkan bahkan ditinggalkan oleh para pengembang perumahan yang pailit tanpa diserahkan ke pemerintah kota.

” Masih banyak pengembang yang seenaknya, masa bodoh menelantarkan fasum fasos tanpa menyerahkan ke pemerintah kota, banyak itu terjadi di perumahan Graha Indah,” terangnya.

Termasuk juga aspirasi dari warga RT 58 Rabasi mengenai UMKM di Kelurahan Graha Indah. ” Wilayah graha Indah ini luas , mengapa tidak mencoba untuk UMKM di kawasan ini, ” usul Rabasi.

Usulan inipun ditanggapi Oddang, usulan-usulan itu merupakan kebutuhan mendasar tapi saya mencoba ingin menyampaikan kepada masyarakat.

“Kami bergeser dari itu kami mencoba yang produktif,” tegasnya.

Pada saat Musrenbang, dapat memberikan usulan untuk para UMKM di Kelurahan Graha ini agar dapat menerima bantuan.

” Untuk masalah ini tetap bisa dikawal jangan sampai memberikan bantuan masyarakat tidak didampingi, uang itu bisa disalahgunakan artinya sesuai dengan tupoksinya,” tutupnya. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.