BERITAKALTIM.CO- Gubernur Kaltim Isran Noor melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Barat. Salah satunya mengunjungi perkebunan karet di Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok.
“Tanah di sini memang cocok untuk berkebun,” kata Isran Noor, di tengah masyarakat dan anggota kelompok tani yang hadir pada acara itu.
Isran yang juga sarjana pertanian dan pernah menjadi penyuluh saat berkarir sebagai PNS (pegawai negeri sipil) menceritakan daerah Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat awalnya memang areal perkebunan.
“Karena warna tanah seperti ini, ciri-ciri tanah subur mengandung nutrisi yang bagus bagi tanaman. Warnanya ya seperti ini. Padahal di sini tidak ada gunung berapi. Dari zaman Jepang dan Belanda di sini sudah jadi perkebunan,” kata orang nomor 1 Kaltim ini.
Gubernur juga mendorong pemerintahan kabupaten dan warganya memanfaatkan tanah yang subur itu, karena merupakan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan perkebunan terutama karet.
“Karet bukan saja untuk keperluan industri hilir, tapi juga bisa untuk campuran aspal sehingga menghasilkan kualitas jalan yang bagus. Jadi para petani karet, sawit, lada atau apapun perkebunan, dia adalah orang-orang yang memiliki prospek dan pandangan yang bagus ke depan atau visioner,” lanjut Isran.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kaltim Muhammad Faisal yang mengikuti acara bersama rombongan Gubernur menambahkan, dari data yang diperolehnya di lokasi acara menyebutkan; Kabupaten Kutai Barat dengan luasan wilayah sebesar 20,381,59 km2, terdiri dari 16 kecamatan dan 194 desa.
“Ternyata luas areal perkebunan di Kutai Barat ada sebesar 202.585 Ha, dengan jumlah tenaga kerja perkebunan sebanyak 49.948 orang,” ucapnya.
Kubar mempunyai perkebunan Lada seluas 126 Ha dengan produksi 5 ton, Kelapa seluas 1.061 Ha dengan produksi 202 ton, Kakao seluas 505 Ha dengan produksi 19 ton dan Karet dengan luas 45.249 Ha berproduksi sebanyak 26.077 ton.
“Kemudian ada perkebunan kelapa sawit seluas 153.870 hektar dengan produksi sebesar 1.293.587 ton,” kata Faisal.
Khusus untuk perkebunan kelapa sawit sudah ada 6 pabrik di Kutai Barat dengan data untuk tahun 2020; Kapasitas terpasangnya 355 ton/jam dan kapasitas terpakai sebanyak 346,82 ton/jam. Dengan TBS 1.2993.567 Ton, Kernel 62.893,88 ton dan CPO 328.151,58 Ton. #
Sumber: Dinas Kominfo Kaltim
Comments are closed.