BeritaKaltim.Co

Preman Pasar Segiri Sudah Insaf, Pedagang dan Konsumen Kini Merasa Aman

BERITAKALTIM.CO- Pasar Segiri Samarinda merupakan salah satu target prioritas Wali Kota Samarinda Andi Harun untuk dibenahi dari kesemrautan dan arogansi “premanisme”. Upaya penertiban dan perapihan mulai digarap sesuai ketersediaan anggaran di Pemkot Samarinda.

Menurut Wali Kota, ada beberapa PR yang harus dibereskan di kawasan pasar tersebut. Diantaranya soal “premanisme” yang merugikan pedagang. Kedua soal monopoli jualan yang mematikan pendapatan pedagang dan terakhir adalah penataan stand-stand jualan yang semrawut di lokasi terlarang, seperti rombong dagangan di pelataran parkir, termasuk parkiran kendaraan yang memakan bahu jalan raya sehingga kerap mengganggu pengguna jalan raya.

Menurut Andi Harun, pihaknya telah memulai rencana penertiban pasar itu dengan mendata dan menginvetarisir masalah. Selanjutnya dia akan menghilangkan “premanisme” yang kerap dikeluhkan pedagang di sana.

Hal lainnya yang diprogramkan adalah menata dan memperindah venue pasar dengan membangun stand-stand jualan yang menarik dan sedikit mewah.

Pagar Pasar Segiri mulai dirapikan lagi.

Terkait soal penertiban “premanisme” pasar, menurut wali kota, butuh upaya beberapa kali untuk benar-benar “menggulung” gank tersebut.

Modus premaisme ini adalah memanfaatkan pedagang liar yang tidak terdaftar di Dinas Pasar namun berjualan dan menguasai areal di luar titik-titik tempat yang ditentukan. Misalnya di halaman luar gedung.

Akibatnya, pedagang resmi yang terdaftar di dalam gedung kurang mendapatkan pembeli karena sudah berbelanja di halaman luar.

“Saat hendak kita tertibkan mereka pintar, tidak ada di lokasi sebab upaya kita bocor, sehingga kita butuh strategi lain untuk mengamankannya,” kata Andi Harun.

Akhirnya karena operasi penertiban prenamisme pasar bocor, maka wali kota pun berkoordinasi dengan tim gabungan untuk melakukan operasi penertiban pada dini hari sekira puku 3.00 pagi. Seluruh rombong dan stand jualan liar yang dikuasai dibersihkan dan diangkut petugas.

“Alhamdulillah upaya kita ini berhasil dan bos premannya kita amankan dan lakukan pembinaan,” katanya lagi.

Dia juga menjelaskan, bahwa beberapa kali penertiban selain bocor, para genk preman pasar ini juga diakui wali kota seolah siap berhadap-hadapan dengan petugas. Sehingga untuk menghindari keributan, maka muncullah ide Andi Harun untuk melakukan penertiban pada dini hari disaat para gank preman pasar itu pulas tidur.

Setiap upaya yang jitu pasti berbuah manis. Sebab menurut Andi Harun, paska pembongkaran rombong dini hari tidak ada juga reaksi berlebihan dari gank preman pasar itu. Justru bos gank preman itu dirangkul oleh aparat kemudian dibina dan dijadikan duta masker saat ini.

“Kini sang Bos yang tadinya sangar dan arogan, sekarang sudah tertib bahkan berbalik baik dan sopan. Setiap hari pakai batik dan kopiah. Jadi, setiap niat dan langkah kebaikan jika serius mengatasinya pasti berbuah manis bahkan bisa mengubah ahlak seseorang yang tadinya sangar jadi berbudi,” demikian tutur Andi Harun.

Nah, karena penertiban premanisme sukses, kini wali kota melangkah ke penertiban parkiran kendaraan dan penataan lokasi pasar agar memiliki nilai estetika yang menarik. Untuk itu, saat ini melalui Dinas Perhubungan kini memasang tanda larangan dan papan pembatas bahu jalan yang kerap dijadikan parkir oleh warga. Selain itu dinding pagar tembok pasar dari depan juga sedang dicat agar nampak rapi.

Selanjutnya, Andi Harun akan membangun stand-stand dagangan yang menarik pula di areal pasar itu. Bahkan beberapa areal permainan semi pasar pasar modern dijelaskan akan dibangun juga ke depan. Baginya pasar itu merupakan PR dia untuk dibenahi menjadi lebih nyaman dan menarik serta aman dari hal-hal yang mengganggu kenyamanan berbelanja.

“Kita sudah merumuskan anggaran untuk rencana kita ini,” ujarnya. #

Wartawan: M. Sakir

Comments are closed.