BeritaKaltim.Co

Eh, Viral Surat PCR Positif COVID-19 Jadi Bungkus Gorengan, Bisa Tertularkah?

BERITAKALTIM.CO – Bunyi teks konten dan foto di akun Instagram infodepok_id ini bikin was-was sekaligus menggelitik.

“Ini kita tadi beli gorengan bungkus gorengan bekas dokumen hasil SWAB positif. Lah kita makan gorengan jadi gimana gitu jadi negeri-ngeri sadap gitu. 😁”

Konten itupun langsung viral. foto surat hasil tes PCR positif COVID-19 itu terlihat jelas dijadikan bungkus gorengan. Terdapat bercak minyak goreng pada kertas itu.

Meski secara teori kecil kemungkinan virus Corona menular lewat kertas, tetap saja banyak yang bergidik ngeri membayangkan kemungkinan terburuknya.

Sebenarnya, mungkinkah bungkus gorengan ini menjadi medium penularan virus Corona?

Pakar biologi molekuler Ahmad Rusdan Utomo meluruskan, benda seperti kertas tak bisa menjadi medium transmisi virus Corona. Pasalnya, virus hanya menular melalui droplet atau cipratan air liur. Maka, orang-orang melihat fenomena ini tak perlu ketakutan terpapar virus Corona.

“Surat hasil biasanya dicetak di zona hijau di lab atau rumah sakit. Jadi, kecil kemungkinan adanya virus. Penularan utamanya dari droplet dan aerosol, bukan dari kertas,” ujar Ahmad dilansir detikcom, Senin (26/7/2021).

Menurutnya, yang perlu ditakutkan dari temuan tersebut adalah disebarluaskannya data pasien. Mengingat, dalam lembaran surat tersebut tercantum nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta data-data lain yang mungkin disertakan oleh pihak laboratorium.

Ia khawatir, data-data yang sembarang disebarluaskan ini malah disalahgunakan.

“Hanya saja apabila hasil laporan ada nama pasien, memang nanti bisa jadi ada isu privacy. Jadi, seyogyanya nama pasien yang ada di laporan hasil tsb tidak diunggah ke media sosial,” imbuh Ahmad.

“Kecuali empunya data mau pamer ya terserah yang bersangkutan sih. Yang penting jangan pamer data orang lain tapi diakui datanya sendiri. Itu penipuan,” pungkasnya.

Konten itu juga menuai banyak komen dan hingga kini sudah di like oleh ribuan netizen.
“Fix gorengannya positif di goreng bukan di rebus,, 😂😂😂” ucap akun riswanvanjava.

Komen lainnya lebih menggelitik. “Itu yang di test juga belom tentu masih idup orangnya” kata akun febrygucci.

Ada juga yang menyanyangkan data pasien yang tersebar. “Gw sih lebih takut ama data lengkap yg ada di dokumen itu drpd ketakutan ketularan positifnya” kata akun dengan nama aayyeerr_. (*)

Comments are closed.