Pembebasan Lahan DAS Ampal Tunggu Hitungan BPN

oleh -90 Dilihat
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan Andi Muhammad Yusri Ramli.

BERITAKALTIM.CO- Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan berencana akan melibatkan Badan Pertanahan Negara (BPN) untuk menghitung besaran biaya pembebasan lahan proyek normalisasi DAS Ampal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan Andi Muhammad Yusri Ramli mengatakan, bahwa pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya proses perhitungan besaran ganti rugi, untuk pembebasan lahan proyek normalisasi DAS Ampal kepada BPN karena luasnya lebih dari 5 hektar.

Menurutnya, pihaknya hanya menyediakan data teknis terkait rencana pekerjaan yang akan dilakukan sebagai data pendukung bagi BPN dalam menentukan besaran anggaran ganti rugi yang akan dibayarkan oleh pemerintah kota.

“Untuk saat ini, kita sudah melakukan sosialisasi dan kita juga sudah melakukan perpanjangan penlok, karena luas lahan yang akan dipergunakan untuk DAS Ampal ini di atas 5 hektar,” kata Yusri kepada wartawan, Rabu (7/7/2021).

Dia mengatakan, Itu nanti yang menyelesaikan prosesnya adalah BPN, kita hanya memberikan data-data teknis berapa lebar dan panjangnya berapa, mereka akan ada tim yang akan diturunkan. Nanti mereka yang akan menginformasikan butuh biaya berapa untuk proses pembebasan lahan.

Ia menilai, proyek normalisasi DAS Ampal merupakan salah satu program utama untuk menanggulangi masalah banjir yang terjadi di Kota Balikpapan, yang termasuk sebagai salah program prioritas Wali Kota Balikpapan yang baru, Rahmad Mas’ud.

Yusri menuturkan, khusus untuk penanganan DAS Ampal, ada tiga pihak yang terlibat dalam pelaksanaanya, kalau Pemerintah Pusat itu akan melakukan penanganan di jalur utama, kalau untuk Pemerintah Provinsi menangani untuk saluran sekunder, sedangkan untuk Pemerintah Kota itu tugasnya untuk melakukan pembebasan lahan dan pekerjaan saluran tersier.

Dirinya menambahkan, ketika berbicara tentang program penanganan banjir itu adalah prioritas dari Wali Kota. Sebenarnya Pemerintah Pusat melalui itu sudah siap melakukan aktivitas asalkan proses pembebasan lahan ini bisa clear.

“Ini sedang didorong oleh Wali Kota untuk diupayakan ke arah sana tapi kan kalau bicara banjir ini tidak hanya di DAS Ampal saja tapi ada beberapa lokasi yang juga menjadi perhatian,” pungkasnya. #

Wartawan: Thina

No More Posts Available.

No more pages to load.