BeritaKaltim.Co

Rapat Koordinasi Infrastruktur Banjir Kota Samarinda Bahas Teknis & Keterbatasan Anggaran

BERITAKALTIM.CO – Persoalan penanganan banjir, kini menjai prioritas utama pemerintah. Terutama penanganannya pada ibukota provinsi Kaltim, Samarinda.
Diwakili Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR & PERA Provinsi Kaltim melaksanakan Kegiatan “Rapat Koordinasi Infrastruktur Banjir Kota Samarinda” bertempat di Kantor Walikota Samarinda Lt. 2 Komp. Balaikota Provinsi Kalimantan Timur, Rabu, (25/8/2021).
Walikota Samarinda Andi Harun menyampaikan, Pemerintah Kota Samarinda beserta jajarannya akan turut andil dalam menangani masalah banjir kota Samarinda yang bekerjasama dengan BWS Kalimantan IV.

Kasie Perencanaan SDA : Dr. M. Zuraini Ikhsan Ag, S.T., M.T. mengatakan penanganan banjir Samarinda, butuh perencanan matang dan detil.

“Pergerakannya harus menyesuaikan juga dengan kondisi geografis Samarinda,” sebutnya.
Beberapa hal, kemudian mengemuka pada pertemuan itu. Pertama, kendala anggaran. Pemerintah Kota Samarinda mengakui adanya keterbatasan APBD Kota Samarinda.
Kemudian, Pemerintah Kota Samarinda memerlukan dukungan Pembiayaan Pembangunan melalui Skema Bantuan Keuangan Provinsi Kalimantan Timur.
Selanjutnyam Bidang Sumber Daya Air DPUPR & PERA Provinsi Kalimantan Timur telah mengajukan penerbitan PENLOK kepada Pemkot Samarinda untuk pembebasan lahan wilayah Jalan PM. Noor dan Jalan DI Panjaitan.

Dari sisi teknis, ditemukan fakta bahwa debit banjir yang terjadi di Sungai Karangmumus turut dipengaruhi oleh tinggi muka air (TMA) Waduk Benanga.
Selanjutnya, Pemerintah kota, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat bertekad kolaborasi dalam mengimplementasikan pengendalian banjir di Kota Samarinda dengan MOU dan PKS pengendalian banjir DAS Karang Mumus Kota Samarinda. (*)

 

Comments are closed.