BeritaKaltim.Co

Menuju Herd Immunity, Kaltim Perlu Vaksinasi 3 Juta Orang

BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus berupaya untuk menargetkan herd immunity atau kekebalan kelompok masyarakat Kalimantan Timur sekitar 3 juta dari 3,7 juta penduduk Kaltim yang belum divaksin.

Herd immunity kita kira-kira sekitar 3 juta dari 3,7 juta penduduk, jadi 3 jutaan lah 2,7 sampai 3 juta orang yang bisa disuntik itu sudah mencapai herd immunity,” kata Gubernur Kaltim, Isran Noor saat meninjau kegiatan vaksinasi di Pesantren Syaichona Cholil, Selasa (7/9/2021).

Lanjutnya, dengan adanya tambahan vaksinasi merdeka ini untuk capaian vaksinasi di Kalimantan Timur sendiri sudah mencapai 22,5 persen.

“Kita sekarang sudah mencapai untuk vaksin pertama sudah mencapai 22,5 persen, jadi untuk yang vaksin keduanya itu sekitar 14-15 persen,” terangnya.

Isran mengatakan, untuk stok vaksin di Kalimantan Timur masih ada persediaan sehingga bisa diteruskan pelaksanaannya di hari-hari ke depan.

Stok itu sudah ada di dinas kesehatan di seluruh Kabupaten/Kota termasuk dari TNI, Polri dan unit lembaga lainnya dengan jumlah saat ini sebanyak 55 ribu dosis vaksin.

“Lebih kurang 55 ribu dosis vaksin dan akan datang lagi. Begitu selesai, akan dilakukan penyuntikan lagi. Jadi tidak disisakan untuk penyuntikan yang kedua. Karena kami yakin suntikan vaksin yang kedua bisa tersedia,” paparnya.

Untuk menuju herd immunity itu, Isran menjelaskan kegiatan vaksinasi tergantung pada ketersediaan yang diberikan oleh pemerintah pusat. Untuk tenaga kesehatan Kaltim saat ini masih terbilang cukup untuk membackup proses vaksinasi.

“Vaksinator kita cukup, kita ada yang sudah dilakukan training latihan, ada yang tersedia dari TNI Polri, kemudian juga dari lembaga penelitian yang sudah kita siapkan dan juga kita sekarang jika merasa kurang kita siapkan daripada tenaga-tenaga relawan berasal dari mahasiswa kedokteran,” ucapnya.

Sebagai informasi, terkait ketersediaan tempat tidur atau BOR pasien Covid-19 di Kalimantan Timur juga telah mengalami penurunan yang signifikan.

“Sudah mendingan kita, sekitar 30 persen. Ya bagus dan yang sembuh itu meningkat yang dirawat itu terus menurun artinya semakin membaik,” tutupnya.

Di tempat yang sama Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak menambahkan, turunnya angka terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kalimantan Timur ini kata dia katakan tak terlepas dari tingkat disiplin masyarakat yang semakin membaik.

“Jadi pesan ini terus disampaikan kepada masyarakat. Walaupun angka terkonfirmasi Positif Covid-19 turun kita tidak boleh lengah tetap taat terhadap Protokol Kesehatan,” pungkasnya. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.