BeritaKaltim.Co

Jika Belum Terdaftar BPJS Gratis, Segera Lapor ke Kelurahan

BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kota Balikpapan menyarankan kepada masyarakat kota Balikpapan. Jika BPJS kelas 3 belum berstatus PBI APBD agar segera melapor ke pihak kelurahan.

“Bagi masyarakat yang per 1 Oktober belum terdaftar di Penerima Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang dibayarkan Pemkot Balikpapan nanti mekanismenya mereka datang ke kelurahan, nanti petugas kelurahan akan melakukan pendataan, dan dilihat datanya jika belum masuk nanti akan di usulkan, untuk yang miskin masuk ke DTKS supaya bisa dimasuk ke PBI APBN. Dan untuk menanggulangi selanjutnya PBI APBD yang akan menjamin kesehatannya,” ujar Kasi Jaminan Sosial Keluarga, Dinas Sosial Kota Balikpapan, Sularto kepada media, Sabtu (2/10/2021).

Sularto mengatakan, persyaratan yang harus dibawa ke kelurahan adalah penduduk yang berKTP Balikpapan, belum punya jaminan kesehatan ataupun ingin jaminan kesehatan ditanggung oleh Pemkot yang kelas 3.

“Silakan datang ke kelurahan bawa fotokopi KK dan Kartu BPJS Kelas 3 yang aktif maupun non aktif,” urainya.

Jika kelengkapan pendaftaran sudah dilengkapi, Sularto menjelaskan jika pendaftraannya dibawah tanggal 20 Oktober maka berlakunya di bulan berikutnya, saat ini sifatnya masih mendaftar di satu bulan, misalnya di bulan Oktober sebelum tanggal 20 diserahkan ke BPJS supaya nanti 1 november sudah aktif di BPJSnya.

Terkait kendala yang dihadapi saat ini, Sularto menyampaikan banyak yang masih terkendala karena dalam satu keluarga terdaftar di perusahaan tapi anggotanya belum

“Misal kepala keluarga terdaftar di perusahaan tapi anggotanya belum, tapi kami dengan Disdukcapil juga ada data-data yang kita tidak bisa migrasikan,” akunya.

Oleh Karena itu banyak peserta kelas 3 yang belum bisa di akomodir karena terkendala status kepala keluarganya jadi peserta di segmen lain.

Sularto menjelaskan jumlah PBI ada 19. 240 jiwa, Peserta Mandiri kelas 3 yang aktif 59.336 jiwa, Peserta Mandiri kelas 3 non aktif ada35.196 jiwa, belum ikut JKN KIS ada 25.185 jiwa.
Total yg ditanggung iurannya oleh Pemda 138.957 jiwa.

Sedangkan yang gagal untuk migrasi itu berjumlah 68.125 jiwa, yang terdiri darikelas 3 nunggak ada 21.458 jiwa, kelas 3 aktif ada 25.385 jiwa, belum ikut JKN 21.282 jiwa.

“Untuk bulan Oktober ini kita lakukan pendaftaran lewat kelurahan kedepan kami minta ke Diskominfo untuk membuatkan link untuk pendaftaran, jadi nanti tidak perlu berjubel disuatu tempat,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud sekali lagi menekankan BPJS Kesehatan kelas 3 iuran preminya ditanggung Pemkot sejak 1 Oktober hingga dirinya masih menjabat sebagai Wali Kota Balikpapan, bukan hingga akhir Desember ini.

“Selama saya jabat Walikotanya, BPJS Kesehatan Kelas 3 iuran preminya Pemkot yang bayarkan,” ujar Rahmad.

Begitu juga yang menunggak tidak perlu khawatir, BPJS akan tetap aktif per 1 Oktober ini, untuk tunggakannya dibekukan sementara waktu.

“Jadi tidak perlu ragu berobat ke fasyankes karena iurannya ditanggung Pemkot dan kepesertaannya akan langsung aktif,” tutup Rahmad. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.