BeritaKaltim.Co

Reses Sabaruddin Tampung Aspirasi Empat Kelurahan di Balikpapan Timur

BERITAKALTIM.CO- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan Sabaruddin Panrecalle menggelar reses Masa Persidangan III tahun 2021 di Manggar Point cafe dan restauran di jalan Mulawarman, Kelurahan Lamaru Kecamatan Balikpapan Timur, Jumat (4/6/2021) malam.

Reses kali ini berbeda dengan reses sebelumnya, warga di empat kelurahan di Balikpapan Timur menyampaikan aspirasinya melalui via chat WhatsApp maupun SMS. Dan sesuai aturan protokol kesehatan, kegiatan reses ini dibatasi durasi satu jam.

Dalam sambutannya, Sabaruddin Panrecalle menyampaikan bahwa diakhir tahun ini ada 27 paket usulan RT yang terdiri dari 4 kelurahan yang akan terselesaikan. Dan untuk tahun depan mencoba akomodir bersama.

Berbagai keluhan dikemukan warga mulai dari pendidikan dan juga infrastruktur jalan.

Seusai reses, Sabaruddin mengatakan keluhan warga Balikpapan cenderung sama dari tahun sebelumnya, terutama terkait permohonan pembangunan infrastruktur.

“Biasa semenisasi, drainase masih mencuat karena memang setiap kali hujan yang ada di Kota Balikpapan adalah banjir,” kata Sabaruddin.

Untuk wilayah dapilnya Balikpapan Timur, Sabaruddin menjelaskan masih banyak spot-spot yang menjadi langganan atau titik banjir saat musim hujan, seperti yang terjadi di kawasan Lamaru. Usulan warga akan direalisasikan tahun ini.

” Ada RT yang selalu jadi langganan banjir di sana, titik-titik yang akan dilaksanakan tahun ini mungkin sekitar ada 15 titik,” ucapnya.

Usulan warga soal infrastruktur itu, menurutnya sejalan dengan program prioritas Wali Kota Balikpapan yang memiliki visi misi mengenai penanganan banjir sehingga program itu dapat sama-sama akan didorong.

“Tidak semuanya digelontorkan, persoalan waktu karena durasi tinggal dua bulan efektifnya,” katanya.

Selain permohonan warga agar usulan drainase dan semenisasi segera direalisasikan, permohonan lain juga diminta oleh warga seperti di kawasan Kelurahan Manggar Baru yang meminta dibangunkan sekolah.

“Memang kami menyadari sekolah ini tidak ada di wilayah manggar baru, baik itu SMA, SMP juga begitu. Persoalan ini juga sudah kami sampaikan kepada Dinas Pendidikan bersama dengan pemerintahan untuk sesegera mungkin,”ucapnya. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.