BeritaKaltim.Co

Budiono : Kesadaran Warga Memilah untuk Bank Sampah Masih Rendah

BERITAKALTIM.CO- Salah satu upaya Pemerintah Kota Balikpapan dalam pengurangan sampah yang dibuang ke Tempat Pemerosesan Akhir (TPA) Manggar yakni dengan memanfaatkan keberdaan bank sampah. Namun, imbas dari pandemi Covid-19 sejumlah bank sampah banyak yang tidak aktif dan volume sampah masih menunjukkan trend kenaikan.

Sosialisasi terus dilakukan sehingga peranan bank sampah diperlukan untuk mengurangi volume sampah yang berasal dari rumah tangga.

Hal ini mendapat tanggapan dari wakil rakyat di DPRD Balikpapan yang menginginkan peranan bank sampah terus ditingkatkan.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono mengatakan, fungsi bank sampah secara umum menurunkan volume sampah rumah tangga. Khususnya melalui kegiatan pemilahan terhadap sampah yang masih berguna. Sisa dari hasil pemilahan tadi yang baru menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kapasitas sampah kita per hari sudah di angka 350 sampai 400 ton. Angka itu cukup besar. Harusnya itu dikelola melalui bank sampah. Karena kalau bank sampah kan ada pemilahan,” ujarnya kepada wartawan di gedung DPRD Balikpapan, Kamis (4/11/2021).

Budiono menyampaikan, kesadaran warga untuk melakukan pemilahan melalui bank sampah masih rendah. Mereka biasa langsung membuang sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Sedangkan untuk armada di TPS pengangkutan sampah milik pemerintah setempat mengantarkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggar. Bahkan TPA juga menerima kiriman sampah dari perumahan.

“Harusnya kan lewat bank sampah dulu. Kan disitu ada pemilihan. Jadi setelah itu baru ada kegiatan pembuangan ke TPA khusus sampah yang bisa terurai saja. Kan kita sudah ada aturan tentang larangan penggunaan plastik. Itu yang kita daur ulang,” jelasnya. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.