BeritaKaltim.Co

Di Muara Kaman Masih Ada Desa Terisolir

BERITAKALTIM.CO– Mengunjungi Desa Bukit Jering, Kecamatan Muara Kaman, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengakui sudah punya data mengenai berbagai permasalahan yang dihadapi warga di sana. Bahkan bupati menemukan ada desa terisolir.

Bupati Edi Damansyah yang datang mengendarai sepeda motor trail, Rabu (17/11/2021), sebelumnya menerima laporan dari Kepala Desa Jering, Rifadin. Kepada Bupati Pak Kades menyampaikan sejumlah aspirasi warganya, diantaranya mengenai kebutuhan listrik. Warga menyampaikan di desa mereka perlu mesin genset untuk mengatasi kegelapan yang masih terjadi di desa mereka.

Persoalan lain yang disampaikan Kades Raifaddin, adalah kebutuhan infrastrtuktur jalan dari Desa Bukit Jering menuju Desa Muara Siran yang jaraknya sekitar 10 Kilometer.

“Jalan masuk ke desa kami selalu banjir,” ujar Rifaddin melaporkan tentang desanya. Kades didampingi perangkat desa lainnya, yaitu Ketua BPD Bukit Jering Paujik Amrullah, Ketua RT 1 Arman dan tokoh masyarakat H. Hasni dan H. Asia.

Bupati Kutai Kartanegara yang mendengarkan laporan tersebut mengakui, sudah mengetahui berbagai persoalan yang dialami masyarakat Bukit Jering. Kini Pemkab Kukar yang dipimpinnya sedang menyusun rencana lapangan apa yang diperlukan agar masyarakat desa itu keluar dari permasalahan.

“Ini saya datang bersama staf. Ada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Kabupaten Kukar, saya minta untuk mendata dulu. Kemudian rencanakan kapan akan direalisasikan kegiatan di sini,” kata Bupati, mantap.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara juga sudah memiliki data-data mengenai kondisi desa di Muara Kaman. Dia mengetahui kalau di kecamatan tersebut masih ada desa terisolir, sehingga pemerintahan yang dipimpinnya akan berusaha mengatasinya.

“Dari 18 kecamatan di kukar dan 193 desa, di muara kaman ini masih ada beberapa desa terisolir,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, desa-desa yang terisolir berkaitan dengan ketersedian infrastruktur baik itu berupa jalan masuk menuju desa seperti yang disampaikan Kepala Desa Rifaddin, juga karena tidak adanya akses telekomunikasi (jaringan telepon dan internet) dan listrik.

“Datanya sudah ada. Pemerintah persiapkan perencanaannya untuk mengatasinya. Tentu kami memperhatikan hal ini untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan berbahagia,” ungkap Edi Damansyah. #

Wartawan: Hardin | ADV

Comments are closed.