BERITAKALTIM.CO- Pengurus gerakan pemuda Ansor wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) bekerjasama dengan BUMN menggelar kegiatan pelatihan pendampingan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Kegiatan pelatihan pendampingan UMKM tersebut dilakukan sebagai langkah mendorong kemampuan kewirausahaan khususnya bagi para kader Ansor.
Kegiatan yang dilakukan mulai tanggal 3-5 Desember 2021 di Asrama Haji Batakan Manggar Balikpapan Timur resmi dibuka oleh Wakil Sekjen Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bidang Ekonomi Addin Jauharuddin, Sabtu (4/12/2021).
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Kaltim Fajri Al farobi, mengatakan , kegiatan yang dilakukan sebagai upaya untuk mendorong pengembangan ekonomi di masa pandemi dengan membangun jejaring dengan para pihak BUMN. ” Ansor mandiri berbakti kepada NKRI.
Ansor terus bahu membahu bersama negeri membantu perekonomian,” urainya dalam sambutannya.
Wakil Sekjen Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bidang Ekonomi Addin Jauharuddin, GP Ansor berupaya menggalakkan pertumbuhan di bidang ekonomi, terlepas dari gerakan yang masif di bidang keagamaan, kaderisasi, pendidikan dan sosial.
“Ini provinsi yang ke 30 dari 34 provinsi yang disupport oleh bank BNI di seluruh indonesia,” ucapnya seusai membuka secara resmi pelatihan pendampingan UMKM.
Addin Jauharudin berharap dari pelatihan tersebut agar pelaku UMKM khususnya kader Ansor bisa bangkit dari pandemi covid-19 yang melumpuhkan ekonomi. Dan juga sesuai dengan tema besarnya, saatnya ansor naik kelas.
“Harapannya adalah dalam situasi pandemi yang berkepanjangan hampir dua tahun ini setidaknya ansor harus bangkit. Dengan cara kita kasih motivasi serta pelatihan kewirausahaan,” harapnya.
Dijelaskannya, saat ini Ansor juga menjual produk-produk agar kader juga bisa menjadi pelaku bisnis. Dimana, produknya telah secara masif tersebar sampai ke tingkat kelurahan maupun desa.
“Kemudian juga pembiayaan kur (kredit usaha rakyat) UMKM melalui bank BNI, baik itu kur yang super mikro kemudian kur mikro maupun kur kecil, kemudian pembiayaan juga melalui non kur,” ucapnya.
Untuk pelatihan pendampingan UMKM kali ini, difokuskan kepada kader Ansor terlebih dahulu, setelah seluruh provinsi akan ada tahapan selanjutnya untuk masyarakat umum.
“Sebenarnya bisa, tapi memang tahapan kedua yah, tahapan yang pertama adalah kita ingin memotivasi internal dulu. Ansor juga kan bicara tentang pribadinya, lingkungan keluarganya. Nah kita ingin bahwa Produk-produk ini tidak dinikmati hanya oleh para pengurus, tapi juga oleh keluarga besar mereka semuanya,” ujarnya.
Comments are closed.