BERITAKALTIM.CO- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltim bersama Satlantas Polresta Balikpapan terus mengumpulkan data korban-korban lakalantas maut di turunan Muara Rapak.
Beredar sejumlah informasi di masyarakat, yang menyatakan bahwa jumlah korban pada kecelakaan tersebut hingga puluhan orang. Namun, kabar tersebut dibantah oleh Dirlantas Polda Kaltim, Kombes Pol Sony Irawan saat mendampingi Kapolda Kaltim, Irjen Pol Imam Sugianto melihat korban di klinik Ibnu Sina Balikpapan.
Dirlantas menyampaikan bahwa data kecelakaan lalulintas selalu update. Untuk saat ini korban meninggal dunia yang awalnya 5 orang ternyata 4 orang.
“Kami cek di empat rumah sakit rujukan yakni RSKD, RSUD Beriman, RS Ibnu Sina, RS Tentara, korban meninggal dunia ternyata yang awalnya disebut 5 orang, ternyata yang benar 4 orang,” jelasnya.
“Jadi kita luruskan dulu ya, yang meninggal dunia itu empat orang, yang luka berat juga empat orang dan luka ringan 26 orang,” ujarnya.
Dirlantas juga meluruskan info-info yang beredar di media sosial. Seperti menyangkut informasi yang menyebutkan orangtua anak atas nama Azka meninggal dunia.
Menurut Dirlantas Kombes Pol Sony Irawan, hal itu tidak benar. Orangtua ananda Azka dirawat di rumah sakit RSKD dan RSUD.
“Saya juga sudah menjenguk untuk ayahnya Azka memang kondisinya luka berat, ibunya di RS Beriman sudah sadar. Sementara adik Azka sendiri sedang istirahat di RS Ibnu Sina,” ujar Sony.
Sony mengatakan, untuk korban yang mengalami luka ringan dan sempat dilarikan ke sejumlah rumah sakit juga sudah diperbolehkan pulang.
“Ada 5 rumah sakit yang kita pantau. Korban luka ringan juga berangsur membaik dan bisa pulang,” ucapnya.
Terkait sopir sudah diminta keterangan oleh pihak Satlantas Polresta Balikpapan, sambil menunggu hasil dari olah TKP di lokasi. Polisi juga memeriksa kesehatan sang sopir truk, yang bersangkutan katanya tidak menggunakan narkoba dalam masih kondisi sehat.
“Dari keterangan sopir jika truk saat proses pengecekan dalam kondisi baik, tapi begitu dipakai di jalan mengalami rem blong di turunan muara rapak,” tutupnya. #
Wartawan: Thina
Comments are closed.