BERITAKALTIM.CO- Satu lagi kawasan agrowisata dikembangkan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Namanya agrowisata Mapantama yang terletak di Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu.
Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah datang melakukan penanaman perdana padi, Selasa (22/3/2022). Bersama dengan kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Sutikno dan Camat Loa Julu H Ardiansyah serta Kepala Desa Loh Sumber Sukirno, yang ditanam adalah padi varietas Mekongga.
Dari literatur dijelaskan padi varietas Mekongga merupakan persilangan antara padi jenis Galur A2970 yang berasal dari Arkansas Amerika Serikat, dengan varietas yang sangat populer di Indonesia yaitu IR 64.
Umur tanam Mekongga cukup singkat yaitu hanya 116 hingga 125 hari.
Agrowisata itu menyiapkan 30 hektar untuk penanaman padi. Di sana disiapkan juga mesin rice transplanter, yaitu alat penanaman padi bermesin.
Kabupaten Kutai Kartanegara sesuai dengan program IDAMAN (inovasi, berdaya saing dan mandiri), bertekad untuk menjadi lumbung pangan. Terutama untuk memenuhi kebutuhan Provinsi Kalimantan Timur, juga termasuk Ibu Kota Negara Nusantara yang diasumsikan akan dihuni sekitar 1,5 juta jiwa.
Bupati memahami, kesulitan yang dialami petani ketika produksinya cukup besar adalah pasar, tempat penjualan yang belum pasti. Hal itu membuat hasil produksi menjadi tertahan dan akhirnya terjual dengan harga lebih murah.
Lantaran itu Bupati Edi Damansyah berusaha mencari solusi. Dia merasa gembira karena sudah ada BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Sumber Purnama Desa Loh Sumber yang berniat membeli seluruh hasil tani. BUMDes ini juga ikut dalam proses awal, pendampingan pembukaan lahan hingga membantu peralatan.
“BUMDes sumber purnama sudah mempunyai unit pengolahan yang memproduksi beras kemasan. hasil produksinya sudah mampu bersaing,” kata Bupati.
Selama ini tiga kabupaten/kota di kalimantan timur dengan total produksi padi tertinggi pada tahun 2021 adalah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Paser, dan Kabupaten Penajam Paser Utara. #
Wartawan: Hardin | ADV
Comments are closed.