Emak-emak dan Bapak-bapak Rela Antri Panjang Dapatkan Minyak Goreng

oleh -180 Dilihat
Warga rela antri minyak goreng.

BERITAKALTIM.CO- Langkanya minyak goreng di Balikpapan membuat salah satu supermarket modern Lotte Mart yang berada di Jalan Ruhui Rahayu, Balikpapan Selatan diserbu warga untuk antre minyak goreng, Rabu (9/3/2022).

Dari pantauan media ini di lokasi, warga rela antri demi mendapatkan minyak goreng dengan harga Rp 28.000/ 2 liter, sudah terlihat mengantre sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 14.00 WITA.

Menurut salah seorang warga yang bertempat tinggal di daerah Manggar, Yuli mengatakan, dia rela mengantri minyak goreng, sejak pukul 10.00 Wita.Meskipun rumah jauh dari supermarket ini dengan setia mengantri dan menunggu akhirnya baru bisa mendapatkan minyak goreng.

“Hampir satu jam mengantri, Alhamdulillah dapat minyak meski cuma 2 liter saja, karena beberapa hari ini minyak goreng agak susah di pasar tradisional, ” jelasnya ketika ditemui awak media.

“Kebetulan teman kerja disini, dapat info suruh kesini karena ada stok minyak goreng di swalayan, saya langsung ke sini untuk beli minyak goreng,” ujarnya.

Tutik warga perumahan Renganis merasa beruntung mendapatkan jatah minyak goreng meskipun antrian cukup panjang dan melelahkan. ” Cukup lelah antriannya, sebenarnya tidak sebanding dengan antrian hanya boleh beli 2 liter saja, sudah dijatah per orang. Daripada beli di pasar, harganya melonjak sampai Rp 35 ribu, “katanya.

Tak hanya di supermaket modern Lotte Mart, antrian panjang juga terlihat di gerai Indomaret yang berada di kilo 5. Antrian tampak berjejer hingga ke halaman parkir.

Sri warga jalan projakal mengatakan, merasa kesulitan mendapatkan minyak goreng. Meskipun dapat pasti dijatah untuk pembeliannya sedangkan dia membutuhkan minyak goreng untuk berjualan gorengan.

” Bagaimana mau jual gorengan, minyak aja dijatah, beli di pasar harganya mahal,” ucapnya.

Tak hanya Ibu-ibu yang mengantri minyak goreng, tampak bapak- bapak juga turut andil mengantri minyak untuk kebutuhan dapur.

Riki warga kilo 4 mengatakan, demi kebutuhan dapur rela antri membantu istri cari minyak goreng. ” Mumpung kerja masuk malam, pas lewat kok ada antrian minyak goreng, jadi ikut antri. Demi istri di rumah,” ucapnya.

Sementara itu Wali kota Balikpapan menyampaikan agar masyarakat tidak panik dalam menghadapi masalah kelangkaan minyak goreng.

Saat ini pemerintah tengah melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi masalah kelangkaan minyak goreng di pasaran yakni dengan melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah distributor, agen serta toko.

“Saya cuma menyampaikan kepada masyarakat agar tidak panic buying. Karena kalaupun ini langka toh juga tidak akan lama,” ujar Rahmad. #

Wartawan: thina

No More Posts Available.

No more pages to load.