BeritaKaltim.Co

Sempat Terkendala Covid, BUMDes Bakungan Bangkit Lagi

BERITAKALTIM.CO- Bangkit dan terus bangkit. Itulah tekad yang sedang digelorakan Ramansyah, Ketua BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Bakungan, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, untuk menjadikan dunia usaha sebagai salah satu kegiatan membangkitkan ekonomi desa. Dua tahun terpuruk akibat pandemi covid-19 melanda, kini dalam situasi mulai mereda saatnya bergerak kembali menghidupkan sumbu-sumbu ekonomi yang sempat mati suri.

Menurut Ramansyah saat ditemui Wartawan Beritakaltim, pandemi covid-19 yang berlangsung sejak awal tahun 2020 silam benar-benar membuat perekomian warga terpuruk. Sebab, peruahaan-perusahaan juga banyak yang mengurangi tenaga kerja dan harga komoditi yang terpukul, membuat warga di Desa Bakungan bertambah jumlah yang menganggur. Sementara BUMDes yang tadinya diproyeksikan mampu membuka lapangan kerja, juga tak mampu karena melihat daya beli masyarakat yang menurun.

“BUMDes kita ingin berusaha, tapi hitung-hitungannya membahayakan. Bisa mengalami kerugian, jadi kami menunggu saja supaya situasi pulih dulu,” cerita Ramansyah.

Masalahnya, BUMDes Bakungan hanya bermodalkan Rp125 Juta yang diperoleh dari penyertaan modal Pemerintah Desa. Modal tersebut diambil dari DD (Dana Desa) yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, serta ADD yang diberikan Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa PDTT (Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi).

Dengan alokasi dana sebesar itu, maka prinsip kehati-hatian diterapkan. Selama pandemi, BUMDes juga tidak berani meminta penambahan modal kepada Pemeritahan Desa Bakungan karena kebutuhan penanggulangan pandemi covid-19 lebih penting.

“Baru tahun 2022 ini kami bergerak kembali. Kami bekerjasama dengan warga petani keramba. Pada awalnya hanya ada 4 keramba, kini sudah ada 70 keramba yang kita bina. Kita harapkan hasil kerambah ini maksimal sehingga menambah pendapatan petani dan juga usaha desa,” ujar Ramansyah.

Bentuk kerjasama dengan para petani keramba, caranya BUMDes menyiapkan pakan ikan dengan harga terjangkau. Dengan penyiapan pakan ikan, maka para petani keramba terjamin pasokannya.

Selama pandemi covid-19 juga ada bantuan dari perusahaan yang beroperasi di Desa Bakungan, yakni PT Anugerah Bara Pratama (ABP) yang menghibahkan 15 ekor sapi berikut fasilitas kandang. BUMdes Bakungan akan berusaha keras agar bantuan perusahaan tidak disia-siakan.

Desa Bakungan merupakan salah satu desa di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara. Luas wilayahnya 208.330 M2 dengan 7 dusun dan dihuni penduduk 10.420 jiwa atau 2.857 Kepala Keluarga.

Menurut Ramansyah, semangat para pengelola BUMDes masih begitu kuat untuk memberikan inovasi dalam unit-unit usaha desa. Mereka akan membuktikan bahwa BUMDes di desa itu akan berjalan baik dan memberikan keuntungan bagi desa. #

Wartawan: hardin

Comments are closed.