BeritaKaltim.Co

Japto Larang Pengurus dan Anggota Pemuda Pancasila Minta THR Lebaran

BERITAKALTIM.CO- Akhirnya Ketua Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Japto S Soejosoemarno buka suara, terkait beredarnya surat pengurus Ormas PP tingkat ranting yang meminta dana THR (Tunjangan Hari Raya) menjelang lebaran 2022.

Awal cerita itu dari viralnya di media sosial surat berkop Pemuda Pancasila Pimpinan Ranting Cengkareng Timur, Jakarta Barat.Surat tersebut berisi permohonan permintaan dana tunjangan hari raya kepada warga menjelang Idul Fitri 1443 Hijriah.

“Hari raya Idul Fitri sebentar lagi akan tiba, Kami memohon Bapak/Ibu berpartisipasi untuk kesejahteraan kader-kader Pemuda Pancasila Pimpinan Ranting Cengkareng Timur Kec Cengkareng, Kota Administrasi Jakarta Barat, sebagai bentuk memperkuat wilayah dari ancaman yang ingin mengganggu ideologi Pancasila,” demikian penggalan isi surat tersebut.

Karena surat itu viral, akhirnya berbuntut nama pengurus yang mendatangani surat dipanggil pihak kepolisian untuk diminta keterangan. Akhirnya Ketua PAC Pemuda Pancasila Cengkareng, Heri Marsud alias Iwan, menyatakan terbitnya surat pimpinan ranting itu melanggar ketentuan organisasi.

INSTRUKSI MPN PP

Dari kejadian itu Japto secara tegas melarang melarang pungutan THR kepada masyarakat maupun pengusaha. Larangan itu dituangkan dalam surat bernomor 791.A5/MPN-PP/IV/2022 perihal instruksi, tertanggal 21 April 2022.

“Sehubungan dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022, bersama ini Majelis Pimpinan Nasional Ormas Pemuda Pancasila menginstruksikan kepada MPW, MPC, PAC dan Ranting Pemuda Pancasila untuk tidak melakukan pungutan uang/proposal untuk THR kepada masyarakat/pengusaha,” demikian petikan surat instruksi tersebut.

Surat ini ditandatangani langsung Ketum MPN Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno dan Sekjen Arif Rahman. Instruksi ini ditujukan kepada Majelis Pimpinan Wilayah Ormas Pemuda Pancasila dengan tembusan MPO Ormas Pemuda Pancasila Tingkat Nasional hingga Bidang P2W MPN Ormas Pemuda Pancasila.

Dalam pointer surat tersebut juga disinggung, selain melarang pengurus Pemuda Pancasila di seluruh tingkatan meminta pungutan THR Lebaran 2022, jika kedapatan, MPN Pemuda Pancasila siap memberikan sanksi tegas.

Berikut ini isi surat larangan pungutan THR kepada seluruh pengurus Pemuda Pancasila:

Pertama-tama kami mendo’akan, semoga Saudara senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa serta sukses melaksanakan aktifitas sehari-hari. Amin.

Sehubungan dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri 1443 H / 2022, bersama ini Majelis Pimpinan Nasional Ormas Pemuda Pancasila menginstruksikan kepada MPW, MPC, PAC dan Ranting Pemuda Pancasila untuk tidak melakukan Pengutan Uang / Proposal untuk THR kepada masyarakat / pengusaha.

Apabila ada yang melakukan hal dimaksud, maka Majelis Pimpinan Nasional Ormas Pemuda Pancasila akan memberikan sanksi tegas.

Kepada Saudara agar Instruksi ini dapat diteruskan sampai ke Tingkat Ranting Pemuda Pancasila di Wilayahnya masing-masing.

Demikian Instruksi ini di sampaikan untuk dilaksanakan dengan sebaik- baiknya, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. #

Editor: wong

Comments are closed.