Kapolda Kaltim Pimpin Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2022

oleh -174 Dilihat
Kapolda Kaltim Irjen. Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2022 di Lapanga Apel SPN Balikpapan, Jumat (22/04/2022). Foto : Thina/ Beritakaltim.co

BERITAKALTIM.CO– Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen. Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2022 di Lapangan Apel SPN Balikpapan, Jumat (22/04/2022). Apel diikuti oleh segenap unsur pimpinan daerah, para pejabat TNI, Polri, dan instansi lainnya, serta para tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolda Kaltim membacakan sambutan terlulis Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Dalam sambutan yang dibacakan beberapa penekanan penting disampaikan terkait pelaksanaan Operasi Ketupat Tahun 2022.

Terkait perayaan Idul Fitri, pemerintah telah menetapkan libur nasional hari raya Idul Fitri 1443/tahun 2022 pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022 dan juga menetapkan cuti bersama Idul Fitri pada tanggal 29 April dan tanggal 4 sampa 6 Mei 2022.

“Berbeda dengan Idul Fitri tahun lalu, pada tahun ini pemerintah memberikan kelonggaran-kelonggaran kepada masyarakat. Untuk dapat merayakannya dengan berkumpul bersama keluarga, kegiatan mudik tidak dilarang dan tidak dilakukan penyekatan-penyekatan di jalur-jalur lintasan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” sambutnya.

Kapolda melanjutkan, kebijakan pemerintah untuk tidak melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik telah ditanggapi dengan eforia. Hal ini terbukti berdasarkan hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI, diprediksi sekitar 85,5 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas/perjalanan selama lebaran

Pergerakan masyarakat ini terutama terkonsentrasi di wilayah pulau Jawa dan Bali. Moda transportasi lebaran didominasi oleh jalur darat dengan menggunakan kendaraan pribadi 47%, kendaraan umum 31%. Sementara jalur udara 10%, kereta api 10%, jalur laut 2%, dan lainnya 0,11%.

“Walaupun situasi pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini sudah terkendali, di mana tingkat penularan berada di bawah angka 1, dengan positivity rate dan BOR Rumah Sakit berada di bawah standar WHO, namun perlu tetap saya tegaskan bahwa pandemi belum sepenuhnya selesai, kita semua harus selalu waspada,” tegasnya.

Dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dan sangat rawan terhadap terjadinya transmisi Covid-19 menjelang, pada saat dan pasca perayaan Idul Fitri 1443 h/tahun 2022. Sehingga diperlukan langkah-langkah sinergis dengan seluruh stakeholder terkait agar masyarakat aman dan sehat dalam merayakan rangkaian Idul Fitri 1443 h/tahun 2022.

“Kita harus menyiapkan masyarakat agar aman dari penularan Covid-19 dengan terus menggelar kegiatan vaksinasi untuk mengejar target pada 30 April 2022 khususnya wilayah Jawa dan Bali mencapai 100% untuk dosis 2, booster 30% dan lansia 70%, disertai dengan berbagai upaya pencegahan untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari bahaya pandemi Covid-19.

Selain itu disinggung pula tentang KRYD yang perlu dilaksanakan mengingat masih terindikasi adanya penyakit masyarakat. Seperti judi, miras dan tindak kriminal serta peredaran narkoba.

Usai Apel Gelar Pasukan, Kapolda menekankan bahwa lalu lintas merupakan urat nadi perekonomian. Maka tradisi arus mudik dan arus balik pun terkait dengan perekonomian, maka antisipasi pengamanan pun perlu diperhatikan bersama-sama. #

Wartawan: Thina

No More Posts Available.

No more pages to load.