BeritaKaltim.Co

Warga Sangatta Utara Munculkan Usulan Mendirikan BUMRT, Apa itu?

BERITAKALTIM.CO- Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, menggelar reses di Dapil I Kecamatan Sangatta Utara. Saat acara menghangat, muncul usulan agar warga juga mendirikan Badan Usaha Milik RT (BUMRT).

Menurut Jimmi, banyak usulan yang diberikan warga. Tapi dominasi masih seputar permintaan pembangunan infrastruktur dasar.

Kemudian permintaan kepentingan umum seperti tenda dan kursi, serta pembinaan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) maupun peningkatan ekonomi warga dengan cara didirikannya badan usaha milik RT (Rukun Tetangga) tersebut.

“Kalau yang lainnya meliputi peningkatan ekonomi melalui BUMRT. Ini juga akan kami upayakan,” tutur politisi PKS itu.

Ia menjelaskan, jika realisasi hasil reses di tahun sebelumnya sudah mencapai 50 persen. Bahkan jika didapati usulan serupa yang belum terakomodir, maka Jimmi menyebut permintaan itu dapat diusulkan kembali.

“Mungkin sekira 50 persen hasil reses tahun lalu sudah dikerjakan. Kemudian yang belum terealisasi bisa diusulkan ulang,” beber dia.

Jimmi mengakui, jika infrastruktur memang tergolong penting. Wajar saja permohonan itu masih sangat banyak. Terutama di pemukiman padat penduduk.

“Pasti memang memerlukan infrastruktur dasar yang memadai, jadi itu wajar saja,” imbuhnya.

Namun, ia meminta warga tak perlu khawatir, mengingat, usulan warga dapat dikerjakan secara bertahap. Pasalnya, reses dapat dilaksanakan berulang kali dalam satu tahun masa kerja.

“Dalam setiap tahun kami bisa tiga kali reses, kalikan saja dengan tiga titik. Maka sekali reses bisa 20-30 usulan. Makanya bisa mencapai ratusan usulan per tahun. Itu harus dikerjakan yang menjadi skala prioritas. Kami berharap pemerintah juga bisa berperan, termasuk juga CSR di Kutim, bukan hanya dari pokir DPRD saja,” harapnya. #

Wartawan: Ardi | ADV

Comments are closed.