Badan Otorita IKN Konsultasi Publik Bersama Masyarakat Bahas Amdal

oleh -278 Dilihat
Kegiatan konsultasi publik otorita IKN secara resmi dibuka oleh gubernur Kalimantan timur Isran noor. Foto : Thina/Beritakaltim.co

BERITAKALTIM.CO- Adanya proses berjalannya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Pemerintah melalui Badan Otorita IKN melaksanakan kegiatan Konsultasi Publik studi Amdal terkait rencana kegiatan pembangunan kawasan terpadu ibu kota nusantara dan fasilitas pendukung lainnya di Provinsi Kaltim.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor yang dihadiri Dinas Terkait, Camat, Lurah, Kepala Desa, dan tokoh masyarakat kawasan IKN berlangsung di Ballroom Hotel Platinum Balikpapan, Selasa (5/6/2022).

Ini wujud komitmen pemerintah dalam hal menjaga kelestarian lingkungan dan pembangunan yang berbasis konsep smart forest city di wilayah IKN.

Ketua Bidang Koordinasi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tim Transisi IKN, Diani Sadiawati mengatakan, Tujuan dari Amdal ini adalah untuk memastikan bahwa dampak dari lingkungan ini harus benar-benar memberikan kesejahteraan, dan lingkungan yang baik dalam rangka pembangunan IKN ini.

Dalam pembahasan mengenai Amdal ini tentunya Tim Transisi IKN berkomunikasi dan mendengarkan masukan masyarakat di lingkungan sekitarnya.

“Jika terjadi hal-hal yang memang perlu diperbaiki ini tentu akan kita lakukan,” tegasnya.

Diani menyampaikan rencana yang menjadi acuan dalam pembahasan Amdal ini adalah rencana induk yang telah disusun sebelumnya, dengan target pembangunan 20 persen lahan yang bisa digunakan dan 80 persen kawasan hijau.

“Kita sudah punya kan rencana induk, rencana itu akan menjadi pegangan, kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) juga sudah ada. Tinggal nanti Amdalnya ini yang didasarkan pada KLHS,” terangnya.

Ia pun menjelaskan penyusunan kajian ini akan dilakukan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dari tingkat kepala desa hingga tokoh masyarakat di sekitar lokasi rencana pembangunan IKN.

“Jadi ada tim pendukung disini, tim penyusun Amdal ini sudah terbentuk yang dibentuk oleh Kementerian PUPR. Nantinya akan hadir ke masyarakat untuk melakukan penggalian informasi dari hasil kajian yang sudah dilakukan selama ini,” jelasnya.

“Penyusunan Amdal ini akan dilaksanakan sejalan dengan tahapan pembangunan IKN yang dilakukan, secara paralel,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Gubernur Kaltim Isran Noor menambahkan, ini bagian yang sangat penting di dalam sebuah perencanaan pembangunan, apalagi sebuah Ibukota yang tujuannya adalah membangun kota yang semakin Smart, berkelanjutan dan modern.

“Ini kita sebut kota ramah lingkungan yang dikenal dengan Forest City (kota dalam hutan), bukan hutan dalam kota,” ucap Isran usai membuka konsultasi Publik Amdal.

Isran menyampaikan, ini memang harus di desain, bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi disana ada adat istiadat, budaya dan lainnya yang menentukan. Maka itu harus dikaji dan dikonsultasikan, artinya kawasan ini dikaji, bagaimana lingkungan yang ada dalam KIPP dan diluar KIPP, lingkar 2 dan 3 hingga lingkar selanjutnya.

“Nah sudah benar ini, benar banget dah, kalian tidak usah lagi ragu-ragu dah,” jelasnya.

Salah satunya pemberdayaan warga lokal Kaltim, yang memang masuk dalam salah satu data. Hanya saja perlu keterlibatan masyarakat untuk bisa meningkatkan kapasitasnya. #

Wartawan: Thina

No More Posts Available.

No more pages to load.