Ganti Presiden Tahun 2024, Luhut Pastikan 5 Proyek Wisata Tak Mangkrak

oleh -171 Dilihat
Luhut Binsar Panjaitan. Foto: maritim.go.id

BERITAKALTIM.CO- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek pengembangan lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) tidak akan mangkrak. Proyek dipastikan akan tetap berjalan, meskipun penyelesaian mundur dari target di tahun 2024 dan berganti presiden.

Luhut menyatakan proyek pengembangan lima proyek wisata super ini akan menelan biaya Rp 18,9 triliun. Sebagai koordinator proyek DPSP Luhut bilang akan sangat teliti mengecek anggaran yang dikeluarkan untuk proyek pengembangan destinasi wisata super ini.

“Sekarang kita lagi sisir kita check re-check, and check again sehingga penggunaan dana benar dilakukan. Supaya pemerintahan baru tidak ada proyek mangkrak karena tidak dicek dan tidak dilakukan evaluasi sana sini,” tegas Luhut dalam konferensi pers Rakornas DPSP 2022, di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Jumat (15/7/2022).

“Saya ditugaskan presiden untuk saya pastikan itu tidak boleh mangkrak,” tambahnya.

Luhut juga menjamin tidak akan ada penyalahgunaan anggaran Rp 18,9 triliun yang digunakan untuk proyek lima destinasi wisata super ini. Satu per satu peruntukan anggaran akan dipelototi olehnya agar tidak ada yang disalahgunakan.

“Jadi yang Rp 18,9 triliun itu kita atur. Cek satu-satu, dalam rapat itu pak Sandi Uno dengan Odo (Deputi Bidang Parekraf Kemenkomarves), dan Kementerian PUPR melihat lagi satu-satu angka itu betul melakukan itu. Saya jamin penyalahgunaan anggaran disitu kecil,” kata Luhut.

Di sisi lain, Luhut optimistis proyek pengembangan destinasi wisata super ini bisa selesai pada 2024. Pekerjaan yang dilakukan dijamin Luhut akan terintegrasi antar kementerian dan lembaga.

“Kita akan kerjakan terintegrasi karena tidak ada yang tidak baik tanpa integrasi dan tidak ada proyek itu bisa jalan tanpa evaluasi. Makanya kita putuskan sampai 2024 tuntas ini semua Rp 18,9 triliun,” ujar Luhut.

Adapun lima kawasan pariwisata yang masuk proyek ini yaitu Danau Toba, Kawasan Candi Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, serta Likupang. Pengembangan pariwisata super ini menjadi proyek prioritas dari pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). #

No More Posts Available.

No more pages to load.