Jika Terkendala Lahan, Kenapa Rumah Sakit Balikpapan Barat Dipaksakan?

oleh -178 Dilihat
Wakil ketua DPRD Kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle. Foto : Thina/beritakaltim.co

BERITAKALTIM.CO- Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk pembangunan Rumah Sakit Tipe C di Kecamatan Balikpapan Barat tak berjalan mulus.

Melalui kuasa hukumnya warga mengklaim tanah yang akan dibangun Rumah Sakit Tipe C di Kecamatan Balikpapan Barat adalah lahan milik mereka.

Hal ini menuai argumentasi dari Wakil Ketua DPRD kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle terkait permasalahan pembebasan lahan Rumah Sakit Tipe C.

“Ini menciptakan masalah yang baru,” ucap Wakil Ketua DPRD kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle ketika ditemui awak media di Hotel Novotel Balikpapan, Rabu (27/7/2022).

Sabaruddin mencontohkan kasus Stadion Batakan, belum steril pembebasan lahannya sudah dibangun stadion dengan menggunakan APBD kota Balikpapan, seperti halnya pembangunan Rumah Sakit Tipe C Balikpapan Barat.

“Ini sudah diingatkan, lahan Rumah Sakit itu belum steril, masih ada dalam gugatan. Kita ingatkan karena ini menggunakan uang Rakyat,” ucapnya.

Sabbaruddin menyebut pembangunan rumah sakit ini terkesan terburu-buru, jika masih terkendala gugatan hukum seharusnya jangan dipaksakan membangun rumah sakit diwilayah tersebut.

“Kenapa tidak dipindahkan di tempat yang dianggap steril, Itu pertanyaan kita saat ini. Kenapa dipaksakan disana. Secara pribadi kami tidak sependapat, sterilkan lokasinya baru silakan dibangun” jelasnya.

Sabaruddin menyampaikan, selama masih belum steril dan terkendala gugatan hukum seharusnya jangan memperkeruh masalah. “Stop dulu jangan dipaksain,” ucapnya.

Terkait adanya ruang mediasi yang telah difasilitas Pemerintah Kota Balikpapan, Sabaruddin katakan, dewan hanya mengingatkan dan menyikapi permasalahan yang terjadi jangan sampai terulang lagi kasus sebelumnya seperti Stadion Batakan.

“Jangan sampai masyarakat mengugat, jelas jelas sudah diingatkan, ini sengketa, masih proses hukum. Kenapa dipaksakan, lebih baik dipindahkan ke wilayah lain,” tutupnya. #

No More Posts Available.

No more pages to load.