Pelaku Penembakan Shinzo Abe Diduga Dendam, Tapi Bukan Politik

oleh -221 Dilihat

BERITAKALTIM.CO- Shinzo Abe, mantan perdana menteri Jepang meninggal dunia dengan tragis, Jumat (08/07/2022). Dia ditembak oleh seorang pria diduga adalah mantan anggota militer.

Abe ditembak dua kali dan dia langsung terjatuh sebelum dilarikan ke rumah sakit terdekat. Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan ia berdarah.

Polisi mengatakan tersangka pembunuhan Abe, Tetsuya Yamagani, 41, menggunakan senjata rakitan untuk membunuh mantan perdana menteri Jepang itu.

Senjata rakitan itu dibuat menggunakan sejumlah material termasuk logam dan kayu namun polisi tak bisa memastikan apakah senjata dibuat dengan menggunakan printer 3D.

Abe, 67 tahun, mantan perdana menteri Jepang yang paling lama menjabat, ditembak saat tengah memberikan pidato di tengah kampanye pemilu di Kota Nara, Jepang selatan.

Foto-foto dari lokasi menunjukkan pria itu berdiri di belakang Abe dari jarak dekat sebelum penembakan.

Penembak terlihat berdiri dari jarak dekat ketika Abe naik ke podium dan berpidato kepada calon pemilih di luar Stasiun Yamato-Saidaiji, Kintetsu di Nara.

Penyelidikan tengah dilakukan untuk melihat apakah pelaku bertindak sendiri.

Polisi juga mengatakan mereka menemukan sejumlah senjata rakitan di kediaman tersangka. Namun polisi mengatakan belum mengetahui motifnya. Tersangka mengatakan kepada polisi dia punya dendam terhadap “organisasi tertentu.”

Namun tersangka disebutkan dendamnya tak tersangkut politik.

Aparat juga menemukan sejumlah peledak sehingga warga yang tinggal tak jauh dari rumah tersangka dievakuasi ke lokasi yang aman.

Aparat keamanan langsung menangkap pelaku dan tersangka kini dalam tahanan polisi.

Dokter di Rumah Sakit Universitas Nara mengatakan luka-luka yang dialami Abe di sekitar leher kanan cukup dalam hingga menembus jantung.

TENTANG PELAKU

Tersangka penembak mantan PM Jepang Abe diidentifikasi media Jepang sebagai Tetsuya Yamagami, seorang penduduk Kota Nara.

Ia dilaporkan adalah mantan anggota Pasukan Bela Diri Maritim, atau Angkatan Laut Jepang namun Kementerian Pertahanan belum memastikan hal ini secara resmi.

Badan penyiaran Jepang, NHK melaporkan Yamagami mengatakan kepada polisi bahwa ia “tidak puas dengan Abe dan ingin membunuhnya”.

Tersangka kini berada dalam tahanan polisi. Para saksi mata mengatakan mereka melihat pria membawa apa yang mereka gambarkan sebagai senjata besar dan melepaskan tembakan ke arah Abe dua kali dari belakang.

Tidak jelas bagaimana penembak itu tahu bahwa Abe akan hadir dalam acara kampanye itu karena kunjungan mantan perdana menteri itu baru dipastikan pada larut malam. #

No More Posts Available.

No more pages to load.