TKA Non Skill Disorot Anggota DPRD Kutim

oleh -169 Dilihat
Anggota DPRD Kutim Masdari Kidang.

BERITAKALTIM.CO- Anggota DPRD Kutim Masdari Kidang menyoroti masih banyaknya tenaga kerja asing non skill dipekerjakan di perusahaan yang beroperasi di wilayah Kutim. Dia berharap ada tindakan yang tegas dari Pemerintah Daerah terkait permasalahan tersebut.

“Beberapa kali kami (DPRD) melakukan sidak di perusahaan, masih menemukan tenaga kerja asing yang cuma menjadi sopir kendaraan kecil. Kalau cuma kayak gitu tenaga kita juga banyak,” terangnya kepada awak media, Selasa (13/7/2022).

Masdari meminta peran aktif pemerintah melalui instansi teknis, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terkait tenaga kerja asing non skill tersebut. Disnakertrans Kutim diminta politisi Partai Berkarya itu terus terlibat dan memastikan keberadaan tenaga kerja asing yang ada di perusahaan, apakah sudah sesuai dengan regulasi yang ditetapkan. Menurutnya, dari sisi pengawasan pemerintah daerah dinilai masih sangat lemah.

“Kami tak mempermasalahkan tenaga asing yang kerja di perusahaan di Kutim, asal memang keahlianya tidak dimiliki masyarakat kita (lokal), “ jelasnya.

Isu tenaga kerja asing tanpa skill berkeliaran di Kutai Timur sudah bergulir sejak beberapa tahun silam. Terutama sejak hadirnya perusahaan semen PT Kobexindo Cement.

Beberapa anggota DPRD Kutim sempat dibuat ‘uring-uringan’ dengan sikap perusahaan yang memperkerjakan orang asing, padahal bukan pada skill khusus. Seperti pekerjaan supir, yang mestinya bisa dipercayakan kepada warga lokal.

Kekecewaan lain, karena diduga jumlah TKA yang bekerja di daerah itu tidak mengantongi visa kerja. #

Wartawan: Ardi | ADV

No More Posts Available.

No more pages to load.