BeritaKaltim.Co

59 Penghuni Lapas Balikpapan Dipindahkan ke Bontang

BERITAKALTIM.CO- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Balikpapan sedang membangun kamar hunian tahap kedua. Sebanyak 59 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk sementara dipindahkan ke Lapas Bontang.

Pemindahan tiba-tiba itu dilakukan mulai Minggu dini hari. Para WBP tersebut diangkut menggunakan bus pada Minggu (7/8/2022) sekitar pukul 07.00 Wita.

Penghuni Lapas yang dipindah merupakan WBP yang memiliki catatan pelanggaran selama menghuni Lapas Kelas IIA Balikpapan dan yang sedang menjalani pidana tinggi.

Kegiatan Pemindahan WBP dari Lapas Kelas IIA Balikpapan ke Lapas Bontang dipimpin Kalapas kelas II Balikpapan dengan pengawalan ketat oleh petugas dari Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, serta diikuti oleh petugas pengamanan Lapas Kelas IIA Balikpapan.

Kalapas Kelas IIA Balikpapan, Pujiono Slamet mengatakan bahwa pemindahan 59 WBP ini dilakukan untuk menindaklanjuti telah dilakukannya pembangunanan Blok Kamar Hunian Tahap ke 2 ( dua), di Lapas Kelas IIA Balikpapan.

“Kapasitas di Lapas Kelas IIA Balikpapan yang kondisinya sekarang ini masih tidak ideal dalam hal pengamanan. Dan di Lapas Balikpapan untuk kekuatan regu jaga adalah 13 orang atau 1 banding 100 orang. Dengan kata lain, satu petugas jaga harus mengawal sekitar 100 orang. Saat ini penghuni lapas Balikpapan ada 1.276 orang,” jelas Pujiono Slamet.

Pujiono Slamet menambahkan, selain untuk mengurangi kapasitas hunian warga binaan di Lapas Balikpapan, juga bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya ganguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas selama dilakukanya kegiatan pembangunan kamar hunian tahap ke II ini.

“Selain untuk mengurangi kapasitas hunian warga binaan juga bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya Ganguan Keamanan dan ketertiban di dalam Lapas selama dilakukanya kegiatan pembangunan Kamar Hunian tahap ke II ini,” ujar Kalapas kelas II Balikpapan.

“Dengan demikian Lapas kelas IIA Balikpapan juga dinilai memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi,” pungkasnya. #

Comments are closed.