BeritaKaltim.Co

BUMDes Loa Duri Ilir Bangkit Masa Pandemi

BERITAKALTIM.CO- Masa Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia sejak 2020 silam, tidak mesti diratapi terus menerus. Bahkan tidak boleh mematikan kreatifitas, seperti yang terjadi di Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, kabupaten Kutai Kartanegara. Di daerah ini, kreatifitas dialirkan melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) dengan berbagai jenis bisnisnya.

Pemerintahan Desa Loa Duri Ilir mendirikan BUMDes Sepenuh Hati. Awalnya bergerak di sektor mengelola sampah, membuat pot dari ban bekas, mengelola retribusi pasar Loa Duri, sampai dengan mengembangkan usaha dibidang wisata dan perkebunan.

Menariknya, BUMDes yang sekarang dipimpin direkturnya, Junaidi Banca, sudah merambah membangun desa wisata. Letaknya di kawasan jalan Mputak, dengan konsep memadukan tempat bermain dan perkebunan.

Dalam kawasan desa wisata itu ada kolam renang, kebun salak pontoh dan juga budi daya madu kelulut. Disaat Pandemi Covid-19 sudah semakin “jinak” seperti sekarang ini, desa wisata yang dibangun mereka sudah mulai menjadi perhatian warga untuk datang mengunjunginya.

“Kemarin itu dalam satu bulan, kolam renang mampu menghasilkan Rp10 juta kotor,” kata Junaidi Banca, Direktur BUMDes Sepenuh hati saat berbincang dengan Wartawan Beritakaltim.co, Sabtu (13/8/2022).

Junaidi melihat potensi besar pada desa wisata ini. Usaha pengembangan terus dilakukan, misalnya dengan menambah wahana permainan seperti flying fox, yaitu permainan meluncur dari sebuah pohon dengan menggunakan tali sling baja.

“Sekarang dalam tahap melatih instruktur pengelolanya. Kami perlu orang (sumber daya manusia-red) untuk melayani warga pengunjung yang akan bermain flying fox. Petugas yang dilatih ini ada perempuan untuk melayani pengunjung perempuan dan ada juga pria,” cerita Junaidi.

Untuk kolam renang yang hadir menjadi kolam renang pertama di Loa Duri Ilir itu, diakui awalnya terkendala dengan sumber air. Sebab, dengan menggunakan air tanah, ternyata ada muncul masalah lainnya. Karena itu, pengelola sekarang menggunakan air PDAM yang lebih jernih. #

Comments are closed.