BeritaKaltim.Co

Enggan Pasang Bendera Merah Putih, Dinilai Kurang Hargai Pahlawan Kemerdekaan

BERITAKALTIM.CO- Sebagian warga kota Sangatta dan beberapa daerah lain yang masih enggan memasang bendera merah putih di depan rumahnya, memeproleh sorotan anggota DPRD Kutim, Basti Sanggalani. Menutunya, keengganan warga tersebut dinilai kurang tepat, lantaran kuang menghargai jasa para pahlawan yang telah merebut bendera merah putih dengan berdarah-darah dari tangan penjajah.

“Mereka (masyarakat yang enggan mengibarkan bendera) saya kira kurang tepat. Sebab, mereka tidak ikut berjuang, tapi hanya memasang bendera saja masih enggan. Bayangkan, dulu para pejuang sampai berdarah-darah mengorbankan segenap jiwa raga untuk kemerdekaan,“ ujarnya, usai mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI ke-77.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan, pengibaran bendera merah putih sebagai salah satu bukti nasionalisme menjadi warga negara Indonesia. Saat ini rakyat katanya, rakyat Indonesia hanya tinggal menikmati dan mempertahankan hasil perjuangan para pahlawan kemerdekaan.

Momentum perayaan HUT Kemerdekaan hanya terjadi sekali dalam setahun, yakni pada bulan Agustus. Sepanjang bulan Agustus itu masyarakat Indonesia dianjurkan oleh pemerintah untuk memasang bendera merah puith di depan rumah masing-masing.

“Pemasangan bendera ini sebagai momentum untuk menumbuhkan semangat dan rasa nasionalisme kita sebagai anak bangsa. Kemudian mewujudkan kebanggaan sebagai bangsa yang besar yakni negara Republik Indonesia,” tegas Basti.

Dia berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk turut memeriahkan peringatan HUT RI tahun 2022 ini. Salah satunya dengan memasang berbagai pernak-pernik kemerdekaan, mengibarkan bendera merah putih di lingkungan masing-masing. #

Wartawan: Ardi | ADV

Comments are closed.