BeritaKaltim.Co

Lapas Balikpapan Berikan Remisi Kepada 1175 WBP, 4 Orang Bebas

BERITAKALTIM.CO- Pada hari HUT Republik Indonesia ke 77 Lapas/Rutan Balikpapan memberikan remisi atau pengurangan masa tahanan. Remisi merupakan salah satu bagian dari fasilitas pembinaan yang tidak dapat dipisahkan dari fasilitas pembinaan lainnya.

Khusus di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Balikpapan mendapatkan remisi sebanyak 1175 orang, 4 orang diantaranya langsung bebas.

Penyerahan remisi secara simbolis dilakukan Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud dirangkai dengan penyerahan surat keputusan (SK) dan juga pemberian tali asih.

Kepala Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Balikpapan Pujiono Slamet menjelaskan, remisi atau potongan hukuman diberikan karena telah memenuhi syarat diantaranya melakukan perbuatan baik dan mengikuti pembinaan dengan rajin dan baik.

Adapun besaran remisi berkisar dari terendah satu bulan, hingga terbesar 6 bulan lamanya. Sementara bagi warga binaan yang belum menerima remisi karena tengah menjalani pidana denda.

“Dengan syarat melakukan perbuatan baik serta dapat mengikuti pembinaan dengan rajin dan baik, sehingga pada hari kemerdekaan ini, mereka mendapat remisi pengurangan masa tahanan,” jelas Pujiono, Rabu (17/8/2022).

Sementara ada puluhan warga binaan yang tidak mendapatkan remisi tahun ini. Karena kata dia, secara aturan memang tidak berhak ataupun sedang menjalani hukuman denda.

“Untuk hari ini yang bebas langsung, mendapatkan remisi, pemotongan hukuman berakhir hari ini sebnyak 4 orang,” ujarnya.

Sementara itu, Wali kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menambahkan, tepat di hari kemerdekaan ini pemerintah telah memberikan remisi kepada 1.175 binaan dari Lapas diantaranya 4 orang bebas langsung dan 633 binaan dari Rutan.

Dirinya berpesan kepada warga binaan, dengan remisi ini terutama yang sudah bebas langsung bisa kembali ke masyarakat dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Jadikan ini sebagai pelajaran selama dibina di Lapas, dan menjadikan intropeksi diri bahwa manusia tidak ada yang sempurna,” jelas Rahmad.

Ia berharap, mudah-mudahan dengan pembinaan ini menjadikan pengalaman dan bisa menyampaikan kepada masyarakat. Tidak lupa ia mengimbau menganjurkan dan menyampaikan pada masyarakat untum tidak melakukan hal-hal yang berdampak terhadap hukum.

“Dan tentunya kita memberikan semangat kepada mereka, setelah lepas dari ini dapat bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya. #

Comments are closed.