BeritaKaltim.Co

18 Proyek Masa Lalu Disetujui DPRD Masuk Multiyears Sampai 2024

BERITAKALTIM.CO- DPRD Kutai Timur bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengambil langkah strategis terhadap proyek-proyek yang sudah pernah dikerjakan pada masa kepemimpinan bupati sebelumnya, namun tidak diselesaikan. Terobosan yang ditempuh, dengan cara melanjutkannya dengan sistim multiyears alias tahun jamak hingga tahun 2024.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kutai Timur (DPR Kutim Joni S.Sos mengakui adanya keputusan bersama itu. para wakil rakyat tidak keberatan menyetujui usulan pemerintah tersebut, yakni sebanyak 18 item proyek multiyears dimulai pada APBD Perubahan 2022 hingga tahun 2024.

“DPRD sudah menyetujui proyek tahun jamak yang diusulkan pemerintah. Ada 18 item proyek, tersebar di 18 kecamatan. Jadi setiap kecamatan ada satu proyek,” kata Joni kepada Wartawan yang menanyakan hal tersebut di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Dijelaskannya, adapun Total nilai proyek tersebut total hingga tahun 2024 mendatang sekitar Rp735 miliar. Umumnya adalah proyek pembangunan jalan dan jembatan.

“Pembayaranya akan dilakukan selama tiga tahun, mulai dari APBD perubahan tahun 2022 hingga 2024, sesuai dengan masa jabatan Bupati-Wakil Bupati Kutim,” Jelasnya

Disebutkannya, untuk hampir semuanya proyek tahun jamak itu merupakan proyek periode pemerintahan sebelumnya, namun tidak selesai.

Seperti pembangunan Jembatan di Bengalon, yang menghubungkan sepepaso Selatan dan Sepaso Timur, ada Jembatan Telen, jalan Long Mesangat, Jalan Simpang Kaliorang, Jalan simpang tiga Rantau Pulungpul, ada Jalan Muara Ancalon, sementara di Sangatta Utara ada pembangunan drainase Jalan Dayung.

“Hampir semua proyek tahun jamak periode lalu yang tidak selesai, kemudian dilanjutkan, untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” kata dia.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengakui, sedang mengusulkan persetujuan pembangunan proyek tahun jamak ke DPRD Kutim. Proyek tahun jamak yang diusulkan merupakan proyek tahun jamak yang memang masih sesuai dengan kebutuhan masyarakat, namun belum selesai pada periode pemerintahan sebelumnya. #

Wartawan: Ardi | ADV

Comments are closed.