Idealnya, Desa Batuah Punya 10 Pansimas

oleh -120 Dilihat
Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid (tengah) bersama para mahasiswa dari Unmul yang sedang kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di desa itu. Foto: Ist

BERITAKALTIM.CO- Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid terus berusaha agar kebutuhan air bersih untuk warganya terlayani. Saat ini, sudah ada terbangun 4 Pansimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat), namun idealnya di desa itu ada 10 Pansimas.

Hal itu dikemukakan Abdul Rasyid kepada Wartawan Beritakaltim yang menemuinya di Desa Batuah, beberapa waktu lalu. Alasan mengapa perlu 10 Pansimas, menurut Rasyid, karena jumlah dusun di desa yang dipimpinnya memang ada 10.

“Di sini kan ada 10 dusun. Jadi yang ideal, tiap dusun memiliki satu pansimas,” ujarnya.

Upaya membangun Pansimas terus digalakkannya. Seperti halnya air bersih bagi warga Dusun Karya Makmur yang sudah mengalir dan dinikmati oleh warga, Abdul Rasyid mengatakan saat ini dia terus melakukan terobosan agar pembangunan seluruh pansimas selesai sebelum masa tugasnya sebagai Kades berakhir.

“Masa tugas saya berakhir tahun 2025. Jadi kita usahakan sebelum itu sudah selesai soal air bersih warga ini,” tuturnya.

Menurut Rasyid, untuk membangun satu buah Pansimas skala kecil dengan instalasi pipa ke rumah-rumah warga, setidaknya dibutuhkan sekitar Rp500 juta. Sebagai kades dia berusaha menggaet kalangan perusaaan yang berusaha di daerah itu, yakni terkait program CSR (corporate social responsibility).

“Tapi, Pak Bupati juga menaruh konsen yang tinggi untuk soal air bersih ini. Kami juga ada dianggarkan dari APBD tahun depan,” cerita Abdul Rasyid.

Sumber pendanaan lainnya adalah anggaran aspirasi dari para anggota DPRD Kukar. Para wakil rakyat yang terpilih dari daerah pemilihan kawasan tersebut dianggap wajar jika membantu pembangunan Desa Batuah.

“Ini kan untuk kebutuhan rakyat. Saya kira wajar jika mereka ikut memperjuangkan agar 10 pansimas terealisasi,” kata Abdul Rasyid. #

No More Posts Available.

No more pages to load.