BeritaKaltim.Co

Kades Loa Duri Ilir Minta Warga Promosikan Wisata Desa Gunung Salak

BERITAKALTIM.CO- Di Desa Loa Diri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, kini ada kolam renang. Warga tidak perlu jauh-jauh lagi untuk berenang di air tawar, karena pemerintahan desa di sana sudah membangunnya.

Lokasi kolam renang ada di Taman Wisata Gunung Salak. Selain fasilitas untuk mandi-mandi dan rekreasi, ada juga ditanam pohon buah salak pondoh.

Ada seribu lebih bibit ditanam dan sekarang sudah masanya untuk berbuah. Hanya saja, kata Kepala Desa Loa Duri Ilir, H.Fahri Arsyad, pohon salak masih berbuah ‘pasir’ alias masih kecil-kecil, sebagaimana pohonan baru belajar berbuah.

“Ini biasa. Masih kecil, belajar berbuah,” kata Kades Fahri Arsyad.

Kolam renang dan kebun buah salak pondoh berada dalam satu kesatuan kawasan wisata desa. Tanahnya ada seluas 3 hektar hasil membeli cicilan oleh pemerintahan desa sejak 11 tahun silam.

Tanah kosong milik desa itu sempat menjadi kawasan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah, sehingga aromanya sudah pasti menyengat. Namun kemudian aktifitas sebagai TPA tidak dilanjutkan, dan sekarang sepenuhnya akan dijadikan kawasan wisata.

Menurut Kades Fahri Arsyad, fasilitas kolam renang sudah dibuka. Saat buka perdana, di luar dugaan pengunjungnya membludak sehingga pengelola mengeruk pendapatan dari tarif masuk lebih dari Rp6 juta. Harga tarif masuk kawasan itu Rp15 ribu per orang.

Pengelola kawasan desa wisata itu adalah BUMDes (Badan Usaha Milik Desa). Melihat begitu antusiasnya warga Loa Duri Ilir dan sekitarnya, Kades Fahri Arsyad mengajak warganya untuk rajin mempromosikan kawasan itu, terutama melalui media sosial.

“Karena pendapatan dari kawasan desa ini sudah kita sepakati untuk kebutuhan warga desa dan juga pengembangan usaha wisata,” ujar Kades. #

Comments are closed.