BeritaKaltim.Co

Kades Bakungan Jajaki Pembangunan Wisata Desa

BERITAKALTIM.CO- Hadirnya wisata desa di beberapa desa Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, menjadi perhatian Kepala Desa Bakungan, Arludiansyah. Dia memprogramkan, tahun 2023 di desanya juga punya kawasan wisata.

Empat desa yang telah memiliki wisata desa adalah Desa Batuah dengan nama Emastri, kemudian Loa Duri Ilir dengan tempat wisata Gunung Salak. Kemudian ada lagi di Desa Tani Baru dan juga Purwajaya.

Menurut Kepala Desa Arludiansyah, pada tahun 2022 ini wacara wisata desa sudah bergulir. Namun mereka masih terus melakukan penjajakan, karena dari sisi aset, pemerintahan desa yang dipimpinnya tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk dibangun tempat wisata.

“Kita berusaha terus cari lahannya dulu. Makanya ini perlu perhatian bersama warga maupun perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di daerah kami,” ujarnya.

Pada acara Musrebangdes (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa) di halaman kantor desa dan dihadiri Sekretaris Kecamatan Loa janan, Afrizal, terungkap masih sulitnya keuangan desa untuk mewujudkan pembangunan wisata desa.

Keterbatasan alokasi Dana Desa Bakungan dari Pemerintah Pusat sebanyak Rp2,8 miliar, sudah diplot untuk beberapa sektor yang menjadi program pemerintah pusat menyangkut pemulihan ekonomi. Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur hanya berkisar 30 persen, sehingga Pemerintahan Desa Bakungan bertekad untuk mencari anggaran alternatif dari CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan yang beroperasi di desa mereka dan dana aspirasi DPRD Kukar.

Menurut Arludiansyah, secara geografi Desa Bakungan tidak memiliki kawasan wisata alam. Bahkan desa mereka dikepung oleh pertambangan batu bara yang kegiatannya membongkar tanah dan merusak lingkungan.

“Jadi kalau kami di sini membangun wisata desa, maka harus kawasan wisata buatan,” ujarnya.

Saat ini yang sedang didekati oleh kepala desa adalah areal eks tambang batu bara yang sudah selesai digarap. #

Comments are closed.