BeritaKaltim.Co

Alwi Dukung Proyek Pelebaran Jalur Pengaman Lakalantas di Simpang Muara Rapak

BERITAKALTIM.CO- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang membuat jalur pengaman kecelakaan lalulintas (lakalantas) di traffick light (TL) atau lampu merah turunan Simpangan Muara Rapak.

Hal ini untuk menindak lanjuti peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan bertonase besar di kawasan Simpang Muara Rapak yang sudah berulang kali terjadi.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri menyambut baik pelebaran jalur pengaman lakalantas di traffick light (TL) atau lampu merah turunan Simpangan Muara Rapak yang dilakukan Kementrian PUPR.

“Memang akan ada wacana pelebaran dan sudah disampaikan kepada Komisi 3 bahwasannya ada beberapa alternatif selain flyover akan ada pelebaran,” kata Alwi Al Qadri kepada awak media, di Gedung Parlemen Balikpapan, pada Selasa (6/9/2022).

Alwi menegaskan, proyek jalur penyelamat lakalantas Simpang Muara Rapak ini menggunakan dana APBN melalui Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR yang dikerjakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Kaltim.

Terkait permasalahan pelebaran lahan milik Pertamina, mungkin sudah terselesaikan sehingga diberikan akses kurang lebih 4 meter.

” Alhamdulillah ini salah satu solusi apabila terjadi kecelakaan atau jika ada truk rem blong mereka bisa membanting setir sebelah kiri sehingga tidak mencelakakan pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat, ini alternatif,” katanya.

Pelebaran jalan sebelah kiri ini merupakan solusi jangka pendek karena anggaran yang dikeluarkan tidak sebegitu besar, Alwi tetap berharap nantinya akan ada pembangunan flyover kedepannya.

Alwi berencana akan memanggil pihak terkait yang terlibat dalam proyek di Simpang Muara Rapak tersebut seperti Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, BBPJN Provinsi Kaltim hingga konsultan dan kontraktor pelaksana guna menanyakan total anggaran hingga waktu pelaksanaan proyek

“Nanti akan kami panggil dinas terkait untuk mempertanyakan kapan pengerjaannya, berapa anggarannya dan skemanya. Begitu juga dengan permasalahan pemilik lahan apakah sudah selesai,” jelasnya. #

Comments are closed.