BeritaKaltim.Co

Dinas PUPR-Pera Siapkan Tenaga Konstruksi untuk Bangun IKN

BERITAKALTIM.CO- Tenaga konstruksi menjadi bagian penting dalam pembangunan IKN (Ibu Kota Negara) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Informasi awal, dibutuhkan 200 ribu pekerja pada tahun 2023 dan diantaranya adalah tenaga-tenaga konstruksi.

Dengan asumsi kebutuhan tenaga kerja itu, Dinas PUPR Dan PERA Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi. Tema kegiatannya; “Kesiapan Tenaga Kerja Konstruksi Kalimantan Timur Sebagai Masyarakat Lokal Dalam Penyelenggaraan Pembangunan Ibu Kota Nusantara”.

Kegiatan di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Kamis (8/9/2022), diawali laporan kegiatan oleh Kepala Dinas PUPR Dan PERA Provinsi Kaltim A.M Fitra Firnanda, ST, MM. Disambung kemudian dengan mendengar arahan dari otorita IKN diwakili oleh kepala Bidang coordinator bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Kemudian arahan sambutan oleh PJ. Sekda, juga oleh narasumber Direktur Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Kementerian PUPR dan Direktorat Sinkronisasiurusan Pemerintah II Kemendagri serta Kepala BJKW V Banjarmasin.

pada kegiatan yang diikuti oleh peserta berasal dari Organisasi Masyarakat se-Kaltim itu, Gubernur diwakili Pj Sekda Provinsi Riza Indra Riadi, mengakpresiasi kegiatan itu. Riza mengatakan, perekrutan peserta tenaga kerja konstruksi tidak hanya lewat online tapi bisa juga lewat manual.

“Tentu kita perlu mempersiapkan tenaga kerja yang berkompeten serta berdayasaing,” ujarnya.
Industri tenaga kerja konstruksi memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan Indonesia, karena mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Data penduduk Kaltim berjumlah 3,8 juta jiwa tahun 2021. Kemudian dari data dari BPS (Badan Pusat Statistik) sampai tahun 2021 dari sektor tenaga kerja konstruksi ada berjumlah 9.993 orang. Didominasi dari tingkat SD dan SMP, sedangkan sudah bersertifikat berjumlah 34.257.

Karena itu masih 65.439 Tenaga Kerja Konstruksi yang belum besertifikat,” ujar Riza menyinggung kebutuhan tenaga konstruksi yang mencapai 100 ribu tenaga kerja.

Dari Otorita Ibu Kota Nusantara tampil Diani Sediawati (Ketua Bidang Koordinasi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat). Diani mengatakan tahapan pertama pembangunan IKN awal bulan sepetember.

“Insha Allah sudah dimulai. Salah satu dari sekian prioritas, yaitu infrastruktur dan sumber daya Manusia sebagai unsur pendukung,” ujarnya. #Rukiah/ADV/Diskominfo Kaltim

Comments are closed.