BeritaKaltim.Co

Fitra Firnanda: Pentingnya Keterlibatan Warga Lokal Membangun IKN

BERITAKALTIM.CO- Bappeda Provinsi Kalimantan Timur malalui Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan menghadiri Sosialisasi Penyelenggaraan Tenaga Kerja Konstruksi yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR-PERA Kaltim di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Kamis (08/09/2022).

Mengawali acara sosialisasi, Kepala Dinas PUPR-PERA Kaltim, AM Fitra Firnanda ST, MM dalam sambutannya menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan IKN (Ibu Kota Nusantara).

“Dalam pembangunan IKN perlu melibatkan masyarakat lokal. Namun dalam perkembangannya, masyarakat lokal dirasa perlu untuk mendapatkan informasi dan sosialisasi tentang bagaimana penyelenggaraan tenaga kerja konstruksi dalam pembangunan IKN,” tuturnya.

Lebih lanjut, dalam acara ini juga, selain untuk menampung aspirasi dan saran dari seluruh pemangku kepentingan dan ormas, juga untuk mensosialisasikan tentang penyelenggaraan tenaga kerja konstruksi dalam pembangunan IKN.

Acara dibuka Plt. Sekda Prov. Kaltim, Riza Indra Riadi, dihadiri 178 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda Kaltim, Badan Otorita Ibu Kota Nusantara, Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Dirjen Bina Bangda Kemendagri, Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin, Perangkat Daerah terkait dilingkungan Prov. Kaltim dan Kab/Kota, Asosiasi Badan Usaha, Asosiasi Profesi, serta Ormas dilingkungan Provinsi Kaltim dan Kab/Kota.

Dalam sambutan dan arahannya mewakili Gubernur Kaltim, Plt Sekda Riza menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya sosialisasi penyelenggaraan pelatihan tenaga kerja konstruksi tersebut. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong kesiapan tenaga kerja konstruksi Kalimantan Timur sebagai masyarakat lokal dalam penyelenggaraan pembangunan Ibu Kota Nusantara.

“Berdasarkan Data BPS Tahun 2021, dari jumlah penduduk Kaltim yang mencapai 3,8 juta jiwa, terdapat 99.993 orang bekerja di sektor tenaga kerja konstruksi. Dari jumlah tersebut, yang sudah bersertifikasi berjumlah 34.257 orang dan masih 65.439 orang atau 64,64% tenaga kerja konstruksi yang belum bersertifikasi. Oleh karena itu, perekrutan serta sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi penting untuk didorong guna mempersiapkan tenang kerja yang berkompeten serta berdaya saing,” tuturnya menjelaskan. #Hardin | ADV | Diskominfo Kaltim

Comments are closed.