Diduga Dibakar Suami, Polisi Mendalami Motif Dugaan Penganiayaan

oleh -265 Dilihat
Lokasi kejadian sedang dalam olah TKP petugas kepolisian. Foto (ist)

BERITAKALTIM.CO- Seorang perempuan berinisial UA warga Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah menderita luka bakar di bagian tubuhnya.

Sontak membuat warga sekitar heboh mendengar kejadian itu sekira pukul 14.00 wita Selasa (20/9/2022), terlebih terdengar suara teriakan minta tolong dari sebuah rumah yang dihuni ibu rumah tangga tersebut.

Mendengar suara teriakan minta tolong, kemudian warga bergegas mendatangi sumber suara berada. Benar saja warga melihat perempuan tersebut dalam kondisi terbakar. Tidak hanya luka bakar namun juga ada luka sayatan di bagian tangan.

Masyarakat yang hendak menolong justru lari tunggang langgang dikarenakan muncul seorang pria berinisial YS membawa senjata tajam jenis parang.

“Saya tadi pas masuk kerumah itu untuk memadamkan api, tiba-tiba kaget ada pria yang sedang membawa parang, ya saya langsung lari keluar,” ucap warga setempat yang enggan disebut namanya.

Diduga pria tersebut suaminya yang melakukan penganiayaan dengan cara membakar dan menyayat lengan istrinya. Usai melakukan aksi itu, sang pria kemudian mencoba mengakhiri hidup dengan cara menyayat lengannya sendiri.

“Usai membakar, pria itu lalu mencoba bunuh diri dengan cara menyayat tangannya sendiri,”katanya.

Selang beberapa saat petugas Kepolisian dari Polsek Balikpapan Utara dan Polresta Balikpapan mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban yang sudah dalam kondisi lemas.

“Kedua korban sudah dibawa ke rumah sakit, yang jelas tadi saya gak dengar ada cek-cok atau gimana, karena saya ada di bawah,”tuturnya.

Polisi kemudian melakukan olah TKP dengan memasang police line di lokasi kejadian. Informasi yang didapat media ini korban perempuan dinyatakan meninggal dunia sedangkan sang pria masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Balikpapan Ipda Iskandar menuturkan bahwa saat ini masih dilakukan penyelidikan.

“Untuk sementara belum diketahui motifnya, karena terduga pelaku juga masih dalam perawatan intensif,”tuturnya. Untuk korban perempuan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perawatan tim medis.”Korban meninggal dunia tapi sempat dirawat di IGD RSKD,”ujarnya.

Terpisah Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro juga membenarkan adanya informasi tersebut. Dia terangkan, sekitar pukul 15.00 WITA, mendapatkan informasi masyarakat bahwa ada dugaan terjadinya penganiayaan. Cekcok antara suami istri.

“Korban masih berada rumah sakit dan termasuk suaminya yang diduga melakukan penganiayaan juga masih di rawat di rumah sakit,” jelasnya.

Rengga terangkan, untuk motif penganiayaan pihaknya masih melakukan pendalaman. Yang pasti ini berawal dari Cekcok antar suami istri. Sehingga terjadi penganiayaan dalam hal korbannya adalah istrinya.

“Saat ditemukan, kondisi awal yang pasti dalam perawatan dan ada luka bakar penganiayaan. Awal mulanya dari Cekcok di rumah terdengar dengan tetangga kemudian petugas kepolisian datang untuk melakukan olah TKP. Untuk barang bukti sudah diamankan di Polsek Balikpapan Utara. Dan kita masih dalami motifnya apa. Saat ini masih dalam tahap penyidikan, dan saat ini sudah dilakukan pemeriksaan saksi saksi,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang tetangga korban RA menambahkan bahwa, awal mula kejadian dirinya mendengar adanya suara ledakan dari rumah korban dan disitu ada beberapa warga sekitar meminta agar memanggilkan ambulan.

“Jadi saat bersamaan saya mendatangi rumah korban. Ternyata istrinya sudah mengalami luka bakar. Disitu suaminya keluar dari kamar membawa parang. Melihat itu, saya langsung takut dan menghindar dari rumah itu,” terangnya.

Padahal lanjut dia katakan disitu istrinya UT meminta tolong karena panas. Akan tetapi untuk penyebabnya dia belum memastikan karena urusan rumah tangga.

“Untuk kondisi istrinya itu mengalami luka bakar dari kepala hingga sekujur tubuh. Itu di dapur tepatnya di depan kamar mandi, sekitar pukul 14.30 WITA,” bebernya.

Untuk kondisi suami saat kejadian diakuinya juga mengalami luka bakar. Tapi berdasarkan informasi yang dirinya terima suami nya UT juga menyayat tangannya sendiri.

“Saat kejadian disitu juga ada anaknya yang pertama. Tetapi kondisinya baik-baik saja. Disitu anaknya menangis. Saya dengar dia mau nolongin ibunya tapi diancam mungkin sama bapaknya, orangnya juga takut juga mau nolong karena pegang parang,” pungkasnya. #

No More Posts Available.

No more pages to load.