Dua Orang Pengedar Sabu Diamankan Polsek Muara Badak Jajaran Polres Bontang

oleh -232 Dilihat
Tersangka dengan barang buktinya. Foto: Ist

BERITAKALTIM.CO- Unit Reskrim Polsek Muara Badak Jajaran Polres Bontang mengamankan dua orang pelaku diduga pengedar narkotika jenis sabu. Keduanya diamankan pada tanggal 03 September 2022 malam dikediamannya.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetiya melalui Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono mengatakan, keduanya diamankan masing-masing dikediamannya yakni AAP (38) Kampung Timor dan H (55) Kampung Manado di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara.

“Keduanya sudah diamankan di Polsek Muara Badak guna penyidikan lebih lanjut,”ujarnya.

Kata dia, sebelum mengamankan pelaku, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa salah satu rumah di Kampung Timor Desa Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, diduga kerap jadi tempat transaksi narkotika jenis sabu.

Menerima informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Muara Badak langsung terjun kelokasi tersebut dan melihat dua orang pria dengan gerak gerik mencurigakan. Tidak menunggu lama tim langsung mendatangi kedua pria tersebut dan melakukan penggeledahan dan salah seorang diantaranya yakni AAP (38) memegang satu klip butiran kristal yang diduga narkotika jenis sabu.

“Pelaku langsung kami introgasi ditempat dari mana mendapatkan barang haram tersebut. Ternyata pelaku mengaku barang tersebut dia dapat dari H (55),”ungkapnya.

Lanjut dia, setelah mengetahui barang haram yang dipegang AAP dari H. Unit Reskrim langsung menuju kerumah H di Kampung Manado Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak. Setiba dirumah H Unit Reskrim langsung mengamankan H dan melakukan pengeledahan rumah dan mendapati barang bukti lain.

“Kedua pelaku langsung kami bawa ke Polsek Muara Badak untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,”katanya.

Mandiyono menambahkan, dari tangan kedua pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa, satu buah poket plastik klip diduga Narkotika jenis shabu, satu buah smartphone, satu buah timbangan digital, satu buah bong, satu pak plastik klip kecil dan uang tunai Rp. 660.000.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku akan dikenai Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) Undang – Undang Republik Indonesia NO. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” tutupnya. #

No More Posts Available.

No more pages to load.