Mahasiswa Demo DPRD Kaltim Bubar Jam 19.47

oleh -
Aksi unjukrasa menolak harga BBM berlangsung sampai malam di Samarinda. Foto: Heriman

BERITAKALTIM.CO- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kalimantan Timur Membara (AMKTM) merengsek masuk ke halaman DPRD Kaltim, pukul 19.30. Massa aksi masuk melalui pintu 2 bahkan pintu tersebut dibuka langsung oleh Pengamanan Dalam (Pamdal) DPRD Kaltim.

Aparat kepolisian berusaha menghalau massa aksi agar tidak merusak fasilitas. Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya pengrusakan aset-aset yang dimiliki oleh DPRD Kaltim. Kapolres kota Samarinda terus berupaya meredam emosi serta terus menegosiasi dengan massa aksi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Pada penyampaiannya, Korlap Aksi membacakan sejumlah tuntutan kepada pemerintah dengan satu pokok yakni menyatakan mosi tidak percaya kepada pemerintah Kaltim baik eksekutif maupun legislatif karena tidak menolak kenaikan harga BBM bersubsidi dan misi tersebut tidak akan dicabut sebelum harga BBM diturunkan oleh pemerintah.

Bahkan massa aksi menegaskan akan terus melakukan aksi unjuk rasa hingga pemerintah menurunkan harga BBM bersubsidi. Setelah menyampaikan tuntutan, massa aksi membubarkan diri pukul 19.47. Pun Kapolres berpesan agar massa aksi pulang dengan tertib.

Adapun empat point yang menjadi tuntutan dari Aliansi Masyarakat Kaltim Membara yakni Mendorong payung hukum yang jelas terhadap penggunaan BBM bersubsidi, mengevaluasi peran BPH Migas yang bertugas melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian BBM bersubsidi, mendesak pemerintah memberantas mafia migas dan tambang, menjaga stabilitas harga bahan pokok. #

Wartawan: Heriman

No More Posts Available.

No more pages to load.