BeritaKaltim.Co

Oddang Kecewa Lambatnya Bantuan dan Penangganan Bencana Longsor

BERITAKALTIM.CO- Rasa kecewa diutarakan Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Syarifuddin Oddang terkait lambatnya penangganan bencana longsor oleh Dinas terkait yang mengakibatkan sebanyak tiga rumah di kawasan Jalan Sangga Buana RT 52, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara ambles terkena longsor, Senin (3/10/2022)

Syarifuddin Oddang merasa kecewa karena pada bulan September 2022 lalu, di lokasi ini terjadi longsor dan hingga hari ini belum ada penanganan dari Pemerintah Kota Balikpapan. ” Seharusnya waktu kejadian longsor kemarin itu, BPBD sigap, tanggap dengan lokasi ini yang memang rawan longsor,” ucap Oddang panggilan akrabnya.

Oddang katakan, saat longsor bulan lalu, warga telah lakukan pelaporan adanya longsor ke pihak RT, Kelurahan dan Kecamatan. Tetapi hingga saat ini hanya dijanjikan saja penangganannya oleh Pemerintah kota Balikpapan.

Padahal warga yang mengalami musibah pada bulan lalu itu, pernah dijanjikan untuk diberikan bantuan biaya sewa rumah, karena rumahnya sudah tidak bisa dihuni lagi.

“Hingga sekarang bantuan dari pemerintah untuk korban yang berupa biaya sewa rumah juga belum ada,” ucapnya.

Oddang menyebut, jika terjadi longsor seperti ini siapa yang akan dipersalahkan, masyarakat telah melakukan pelaporan tetapi pihak terkait seperti tidak ada kepedulian dan tanggap membantu korban longsor.

“Apakah penangganan longsor di sungai wain Km 15 akan terulang disini, karena hampir sudah dua tahun belum ada penangganan dari pemerintah,” kata politi partai Hanura ini.

Seharusnya pihak BPBD juga tanggap bencana bahwa lokasi disini memang rawan longsor apalagi intensitas hujan di kota Balikpapan cukup ekstrem.

Camat Balikpapan Utara Muhammad Idris memaparkan, pihaknya sudah mengetahui adanya pergerakan tanah di wialyah ini.Sebenarnya sudah lama pergerakannya terpantau dan sudah diusulkan untuk dipindahkan.

“Sebenarnya akan kami berikan bantuan sewa rumah, tetapi karena masih dalam proses, tiba-tiba ada pergerakan lebih cepat dari dugaan sehingga rumahnya runtuh,” ujarnya.

Saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan bagian pemerintahan Pemkot Balikpapan untuk segera memberikan bantuan sewa rumah. Sedangkan untuk lahan yang longsor, akan dilakukan pembahasan kepada Pemkot Balikpapan.

“Kami langsung melihat lokasi, kita tidak bisa memprediksi hal ini. Penanganan awal untuk sewa rumah dari bagian pemerintah kita upayakan,” tutupnya. #

Comments are closed.