BeritaKaltim.Co

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Mengakui Bonus Atlet PON Terakomodir APBD-P

BERITAKALTIM.CO- Soal bonus atlet Kalimantan Timur yang meraih medali di PON XXI Papua, tidak hanya disuarakan anggota DPRD Kaltim dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Harun Al Rasyid. Dari Fraksi Gerindra ada Akhmed Reza Fachlevi juga memberi kabar soal bonus sudah terakomodir dalam APBD Perubahan 2022.

Akhmed Reza Fachlevi adalah Ketua Komisi IV DPRD Kaltim yang memang membidangi soal kesejahteraan. Menurut Reza, begitu dia biasa disapa, pihaknya sudah mendesak pemerintah agar pembayaran bisa dilaksanakan tepat waktu karena para atlet telah menanti berbulan-bulan lamanya semenjak PON XXI berakhir.

“Jangan sampai molor lagi. Perjuangan para atlet dalam mengharumkan nama Kaltim harus mendapatkan apresiasi dan perhatian serius pemerintah salah satunya bonus sebagaimana yang telah dijanjikan,” tutur Reza.

Komisi IV DPRD Kaltim sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim guna memastikan percairan, karena anggarannya disediakan melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kaltim Tahun 2022.

“Informasi yang sempat beredar kan bonus akan dibayarkan APBD Tahun 2023. Lalu komisi IV meminta keterangan dari Dispora dan terkonfirmasi tidak benar. Tahun ini juga dan minta agar dipercepat prosesnya,” katanya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kaltim dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Harun Al Rasyid menyuarakan bonus atlet Kaltim ini dalam rapat Pandangan Umum Fraksi. Saat rapat paripurna ke-43 dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota penjelasan keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD tahun anggaran 2023, Fraksi PKS menyoroti bonus para atlet yang belum dibayarkan oleh Pemprov Kaltim.

“Iya, akan segera terealisasi karena melihat masa penggunaan APBD Perubahan sisa tiga bulan lagi,” kata Harun, Rabu (12/10/2022).

Total anggaran bonus atlet Rp47 miliar diambil dari Pendapatan Belanja daerah (APBD) Perubahan tahun 2022. #ADV

Comments are closed.