BeritaKaltim.Co

Wali Kota Samarinda Serahkan Bantuan Rp 237 Juta Kepada Keluarga Diaman, Petugas DLH yang Meninggal Dunia

BERITAKALTIM.CO – Wali Kota Samarinda Andi Harun didampingi Kepala BPJS Kesehatan Kota Samarinda Agus Dwi Fitriyanto dan Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani, serahkan bantuan kepada keluarga Diaman, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda yang meninggal dunia saat bekerja. Jumat, 14 Oktober 2022 di Balai Kota.

Diaman merupakan korban yang meninggal dunia usai ditabrak mobil pick up saat sedang menyapu jalan di depan kantor Gubernur Kalimantan Timur, pada hari Jumat lalu tanggal (16/9/2022).

Bantuan tersebut langsung diberikan kepada keluarga korban, Total bantuan yang diserahkan sebesar Rp 237 Juta, berupa Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Keluarga korban juga mendapatkan santunan beasiswa dan santunan rumah sakit.

Andi Harun menjelaskan semoga bantuan yang diberikan kepada korban bisa memberikan banyak manfaat dan meringankan beban untuk keluarga korban. Dirinya juga memastikan, kedepannya untuk warga Samarinda program-program perlindungan sosial, kesehatan dan pekerjaan dapat terus berlanjut setiap tahunnya.

“Semoga bisa memberi manfaat yang besar kepada masyarakat, dan saya mengucapkan terima kasih atas komitmen BPJS yang telah bekerja sama dengan pemkot, bersinergi, berkolaborasi, sehingga kita memberikan santunan seperti ini kepada warga Kota Samarinda,” ucap Andi Harun usai menyerahkan bantuan.

Sementara itu, Kepala BPJS ketenagakerjaan Kota Samarinda mengatakan, Diaman merupakan pekerja DLH Kota Samarinda yang sudah bekerja selama 5 tahun, sudah seharusnya itu menjadi tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan apalagi Diaman mengalami kecelakaan saat bekerja hingga akhirnya meninggal dunia.

“Kami berkewajiban untuk menyekolahkan putra-putri almarhum sampai kuliah. Ini adalah salah satu bentuk kolaborasi dan kami juga apresiasi terhadap upaya pemerintah,” pungkasnya.

Diketahui, saat ini saat ini sudah ada 4.874 pegawai non ASN Pemkot Samarinda yang telah didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Di antaranya juga termasuk 1000 relawan pemadam kebakaran, sehingga ketika ada yang mengalami kecelakaan atau meninggal saat bekerja dipastikan akan mendapat santunan.

Selain itu, saat ini dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Samarinda juga telah mendaftarkan hampir lebih dari 2000 marbot untuk mendapatkan santunan. Tak heran, ke depannya ia berharap agar perlindungan sosial bisa semakin luas. #ADV

Comments are closed.