BeritaKaltim.Co

Hamas Komentari Pelantikan 5 Pejabat Tinggi Madya Otorita IKN

BERITAKALTIM.CO- Reaksi bermunculan setelah Presiden Joko Widodo menetapkan 5 pejabat tinggi mengisi pemerintahan Otorita Ibu Kota Nusantara. Salah satunya dari Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud yang akrab disapa Hamas.

Seperti diberitakan media, pelantikan kelima pejabat Pimpinan Tinggi Madya Otorita IKN itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 123/TPA Tahun 2022 tentang Pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara.

Keppres itu terbit pada tanggal 6 Oktober tahun 2022 dan diteken langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Menurut politikus Partai Golkar ini, kelima pejabat yang dilantik itu belum mewakili aspirasi masyarakat Kaltim, sebab dari kelima pejabat tersebut hanya satu saja yang berasal dari Kaltim.

Padahal ia berharap, Deputi Otorita IKN harus didominasi oleh figur-figur asal Benua Etam.

“Itu belum mewakili aspirasi masyarakat Kaltim, dari kelimanya itu hanya satu saja figur asal Kaltim yaitu Myrna Asnawati Safitri sebagai Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam,” sebut Pria yang akrab disapa Hamas ini, Jumat (14/10/2022).

Hamas menyebutkan, padahal sebelumnya telah ditentukan akan ada dua figur asal Kaltim yang mengisi jabatan tersebut.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 62 Tahun 2022 tentang Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan menyebutkan paling sedikit dua orang Deputi akan diutamakan dari unsur masyarakat lokal di Kaltim.

“Itu sudah tertuang dalam ketentuan di mana satu diantara bunyinya akan ada dua warga Kaltim yang bakal mengisi jabatan tersebut,” ungkap Hamas.

Meski demikian, pihaknya tetap mendukung agenda pelantikan yang telah dilaksanakan itu, hanya saja ia menyayangkan keputusan tersebut belum memenuhi ketentuan yang ada.

Karena itu, ia mengingatkan pemerintah pusat untuk memperhatikan lagi ketentuan yang telah dibuat sebelumnya.

“Itu perlu dipertanyakan, Apakah ditugaskan atau melalui seleksi terbuka, itu kan hanya mekanisme saja, yang diperhatikan itu terkait peraturan yang dibuat,” tegasnya.

Informasi lain menyebutkan kalau jabatan deputi Otorita Ibu Kota Nusantara bakal ada 7 orang. Sementara yang terisi baru 3 orang, sehingga kemungkinan masih ada 4 pejabat deputi lagi. Persyaratan menjadi deputi adalah orang tersebut sudah masuk Eselon 1. #ADV

Comments are closed.