Siti Rizky Amalia Sosialisasi Perda Ketahanan Keluarga di Sangkulirang

oleh -
Anggota DPRD Kaltim Siti Rizky Amalia memberikan materi sosialiasi Perda Ketahanan Keluarga di Desa Saka, Sangkulirang, Kutim, Minggu (9/10/2022). Foto dokumentasi DPRD Kaltim.

BERITAKALTIM.CO- Anggota DPRD Kalimantan Timur Siti Rizky Amalia, SE.AK.CA menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga.

Kegiatan Sosper dipusatkan di Desa Saka Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur. Politisi yang akrab dengan nama panggilan Amel itu ditemani narasumber, Nurhayati dan moderator Nilawati.

Kepada warga desa yang hadir mengikuti Sosper, anggota DPRD Kaltim dari PPP (Partai Persatuan Pembangunan) itu memberikan penjelasan pentingnya sebuah peraturan daerah tentang penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga. Perda itu perlu diketahui oleh para pasangan muda maupun pasangan suami istri yang telah memiliki anak.

Dalam naskah peraturan daerah itu disebutkan, yang dimaksud dengan ketahanan keluarga adalah kondisi dinamis suatu keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan, mengandung kemampuan fisik materiil kemampuan psikis mental spiritual untuk hidup mandiri dan mengembangkan diri dan keluarganya untuk hidup harmonis dalam meningkatkan kesejahteraan lahir dan kebahagian
batin.

“Setiap keluarga harus memperhatikan keluarganya. Apakah sudah memiliki pertahanan yang ideal,” kata Amel.

Sementara, narasumber Nurhayati menjelaskan mengenai maksud disahkannya peraturan daerah itu. Maksudnya, kata Nurhayati, untuk mejadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan dan meningkatkan kemampuan kepedulian, serta tanggungjawab pemerintah daerah, keluarga, masyarakat, dan dunia usaha dalam menciptakan, mengoptimalisasi keuletan serta ketangguhan keluarga.

Nurhayati juga mengutip adanya 10 Hak Keluarga dalam ketahanan keluarga, seperti tercantum dalam pasal 15 peraturan itu.

10 Hak Keluarga dalam ketahanan keluarga :

1. Memperoleh kebutuhan sandang, pangan, tempat tinggal, pelayanan kesehatan, pendidikan, keterampilan dan bantuan khusus sesuai dengan ketentuan peraturan.
2. Mendapatkan perlindungan untuk menjaga keutuhan, ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
3. Mempertahankan nilai-nilai adat yang hidup di masyarakat.
4. berkomunikasi dan memperoleh informasi tentang keluarga untuk pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya.

5. Memperjuangkan pengembangan dirinya baik diri maupun kelompok.
6. Memperoleh dan mempertahankan ruang hidupnya.
7. Mendapatkan informasi, perlindungan dan bantuan untuk pengembangan kualitas diri dan fungsi keluarga.
8. Memperoleh dan mempertahankan ruang hidupnya.
9. Mengembangkan dan memperoleh manfaat ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya terkait
ketahanan keluarga.
10.Hidup dalam tatatanan masyarakat yang aman dan tentram, menghormati dan melindungi dan melakukan sepenuhnya HAM. #ADV

No More Posts Available.

No more pages to load.