BERITAKALTIM.CO- Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur Muhammad Samsun menyoroti aktifitas proyek pembangunan jalan dan pemasangan pipa gas sepanjang 78 Kilometer dari Senipah ke Balikpapan. Proyek ini sudah dikerjakan sejak 6 Juli 2022, namun memunculkan laporan dari warga adanya kerusakan badan jalan.
“Ini yang kami minta. Supaya pihak kontraktor pemasangan pipa memperhatikan penggaliannya tidak dekat dari badan jalan,” ucap Politikus PDI Perjuangan itu di Samarinda, belum lama ini.
Dikatakannya, ada beberapa titik pemasangan pipa yang terlihat begitu mepet dengan badan jalan, sehingga galian tersebut longsor dan memicu rusaknya kondisi jalan.
“Jalan ini dibangun dengan dana rakyat dan sudah selayaknya rakyat menikmati jalan yang nyaman,” tegas Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur Muhammad Samsun sudah melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pipa gas itu. Samsun ke sana karena menerima laporan dari warga yang mengeluhkan terkait jarak galian pipa gas dari badan jalan yang berlokasi di Sanipah – Balikpapan.
Pengadu yang berasal dari Samboja itu mempertanyakan terkait proses scanning sebelum ada galian dan pemasangan pipa gas tersebut. Sebab, diketahui banyak menimbulkan dampak lainnya seperti bocornya pipa PDAM dan putusnya kabel optik internet yang membahayakan masyarakat.
Bukan itu saja, tuduhan lainnya pemasangan gas ini tidak sesuai dengan Prosedur Operasi Standar (SOP).
Proyek pembangunan Pipa Gas Senipah-Balikpapan sepanjang 78 Kilometer untuk menjamin distribusi gas ke PT Kilang Pertamina Balikpapan. Pembangunannya dimulai 6 Juli 2022 lalu, ditandai dengan First Welding (pengelasan pertama) sambungan pipa yang dilaksanakan di Stockyard Jalan Pulau Balang KM 13 Kota Balikpapan.
Pipa gas yang dipasang berdiameter 20 inchi oleh anak usaha Sub Holding Gas Pertamina, yaitu PT Pertamina Gas (Pertagas). Ruas pipa gas akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kebutuhan Kilang Pertamina Balikpapan dengan mengalirkan gas dari lapangan di wilayah Senipah Kalimantan Timur dengan kapasitas maksimal 125 MMSCFD. #ADV
Comments are closed.