BeritaKaltim.Co

Baharuddin Demmu Ungkap Alasan Perubahan Perda Susunan Perangkat Daerah

BERITAKALTIM.CO- Komisi 1 DPRD Kaltim mengadakan rapat perdana mengenai rencana perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Susunan Perangkat Daerah. Rapat perdana dilaksanakan Senin (7/11/2022) di Gedung DPRD Kaltim.

Ketua Komisi 1 Baharuddin Demmu menjelaskan kepada Wartawan, sejak dibentuk pansus (Panitia Khusus) perubahan perda itu, baru bisa direalisasikan agendanya karena jadwal masing-masing anggota DPRD Kaltim begitu padat.

“Jadi, kesimpulan dari rapat perdana itu adalah; komisi 1 meminta dibuatkan telaah oleh Biro Ortal (Organisasi dan Tata Laksana) setdaprov. Apa latar belakang diajukannya permintaan Perda nomor 9 tahun 2016 mau dirubah,” ujar Baharuddin Demmu.

Telaah yang dimaksudkan adalah secara tertulis, berdasarkan aturan-aturan yang menghendaki adanya perubahan materi dari Perda. Dalam wacana yang muncul diketahui, dalam Perda Perangkat Daerah yang baru muncul soal perizian rumah sakit. Nah, kita minta ini dijelaskan semuanya,” ujar politisi dari PAN (Partai Amanat Nasional) itu.

Dalam rapat perdana itu sebenarnya sudah terungkap mengapa perlu perubahan tentang Perda Susunan Perangkat Daerah. Landasan hukumnya adalah karena lahirnya Undang Undang (UU) Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020. Dalam UU itu soal perizinan yang sebelumnya ditangani daerah, banyak menjadi wewenang pemerintah pusat.

“Tadi sudah dikasih jawaban oleh pemprov bahwa dalam waktu satu minggu sudah siap. Ya, kita tunggu saja. Kami optimis dalam waktu satu bulan ke depan, sudah semakin jelas soal perubahan perda ini,” ujarnya.

Menurut Baharuddin Demmu yang juga dipercaya menjadi Ketua Pansus revisi RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) DPRD Kaltim, pada prinsipnya komisi I DPRD Kaltim tidak keberatan dengan perubahan itu karena memang ini atas perintah undang-undang yang lebih tinggi.

“Karena ada perintah dari undang-undang yang lebih tinggi dari Perda, maka kita siapkan secara baik,” ujarnya. #ADV

Comments are closed.