BeritaKaltim.Co

Wakil Ketua DPRD Kaltim Cerita Kuota 30 Persen untuk Partainya

BERITAKALTIM.CO- Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun buka suara tentang partainya. Terutama soal bursa calon legislatif yang menurut aturannya punya kuota sebesar 30 persen. PDI Perjuangan tidak mengalami kesulitan untuk memenuhinya, lantaran sejak dini sudah melakukan pengkaderan berjenjang di internal partai.

Menurut Samsun, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membuka kesempatan kalangan perempuan memasuki dunia politik, dengan memfasilitasi pendidikan kader bagi kaum perempuan di seluruh wilayah Negara RI, tak terkecuali Benua Etam.

Ia menjelaskan, di tubuh PDI Perjuangan, memiliki dua angkatan khusus yang menyediakan pendidikan kader bagi perempuan.

“Jadi ini setara dengan pendidikan kader pratama, tapi kita khususkan untuk kader perempuan,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (8/11/2022).

Dijelaskan Samsun, jenjang pendidikan kader dimulai dari pendidikan kader pratama. Dilanjutkan dengan madya, utama, hingga pendidikan kader pendidik.

Ia mengakui, dengan adanya pendidikan kader khusus bagi perempuan ini, PDI Perjuangan tak lagi mengalami kesulitan apabila mencari kuota 30 persen, bagi calon legislatif (caleg) perempuan.

“Kalau cari kuota 30 persen untuk caleg perempuan kita udah gak kesulitan lagi, karena sudah ada khusus kita persiapkan untuk itu,” tuturnya.

Wakil rakyat yang terpilih dari Dapil Kutai Kartanegara ini menambahkan, apabila para perempuan ingin maju jadi kepala daerah, maka akan ada sekolah khusus kader kepala daerah.

Begitu pula apabila ingin menjadi wali kota, bupati, namun tidak mempunyai pengalaman memasuki dunia eksekutif tersebut, PDI Perjuangan menyiapkan kursus bagi para perempuan dan akan diberikan secara khusus.

“Maka tidak perlu kuatir, kita buka kesempatan seluas-luasnya, ruang untuk perempuan di PDIP sangat terbuka lebar,” tutupnya. #ADV

Comments are closed.