BeritaKaltim.Co

Sisi Lain Anggota DPRD Kaltim Siti Risky Amelia, Dirikan PAUD untuk Anak tak Mampu

BERITAKALTIM.CO- Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan, sebagai bentuk bantuan bagi pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Namun sayangnya tidak semua anak punya kesempatan untuk mengikuti pendidikan diusia dini, dikarenakan keterbatasan ekonomi orangtua mereka. Dan hal ini mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Kaltim Siti Risky Amelia SE MM.

“Pendidikan anak usia dini akan membantu anak siap secara fisik dan mental untuk menerima pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Sebab itu hal ini menjadi hal yang penting,” ucap Amel kepada wartawan Beritakaltim.co yang menemuinya di Samarinda, Kamis (10/11/2022) malam.

Menyadari pentingnya pendidikan PAUD bagi anak Balita, Risky Amelia bersama dengan Yayasan Prima Adinda memberikan pendidikan gratis kepada puluhan anak tidak mampu yang tinggal disekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan masyarakat sekitar RT 29 Batota poros Sangata Bengalon.

“Kita melihat taraf ekonomi warga di sekitar TPA Batota, memang terbilang rendah. Karena rata-rata mata pencarian mereka dari hasil memulung. Di samping itu, disekitar daerah tersebut memang belum tersentuh pendidikan PAUD,” jelas Risky yang duduk sebagai anggota Komisi II DPRD Kaltim ini.

Dari lokasi tersebut, Rizky berserta timnya berhasil mendata ada sekitar 30 anak Balita yang kemudian mereka rangkul menjadi anak didik di PAUD bernama “Prima Adinda” itu.

“Seperti layaknya PAUD lain, mereka kita berikan seragam serta kelengkapan belajar. Meskipun karena keterbatasan sarana kegiatan belajar, anak-anak PAUD menggunakan fasilitas salah satu musholla yang ada di lingkungan setempat,” kata perempuan kelahiran Samarinda 7 Juli 1990 ini.

Kegiatan pendidikan PAUD tersebut telah berlangsung sejak 2020. Namun baru secara resmi PAUD Prima Adinda cabang Batota didirikan 22 Juni 2022 lalu.

“Kita bersyukur karena warga juga menyambut baik adanya PAUD ini. Mereka memberi kepercayaan kepada kita untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak mereka, secara gratis,” ucap Amel.

Untuk kegiatan belajar dilakukan selama tiga hari dalam seminggu. Selain mendapat pendidikan keagamaan, anak-anak juga dibekali pendidikan budipekerti dan cara berinteraksi dengan lingkungan, sehingga anak memiliki bekal dan siap untuk mengikuti pendidikan dijenjang yang lebih tinggi.

Selama mendapatkan pendidikan PAUD, anak-anak tersebut secara rutin dipantau kesehatannya melalu kegiatan Posyandu.

“Ini juga masih berkaitan dengan upaya pemerintah agar mencegah terjadinya stunting pada anak. Kita juga rutin memperhatikan asupan gizi dan pemeriksaan kesehatan pada setiap anak,” tegas Siti Rizky Amelia yang duduk sebagai Ketua Yayasan Prima Adinda. #ADV

Comments are closed.