BeritaKaltim.Co

Komitmen Kaltim Sebagai Paru-paru Dunia Dipertahankan dalam Ranperda Revisi RTRW

BERITAKALTIM.CO- Wakil Ketua Panitia Khusus Rencana Tata Ruang wilayah (Pansus RTRW) DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, menerima masukan mengenai perlunya memperhatikan kesediaan areal-areal cagar alam dan konservasi, guna menjaga komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai paru-paru dunia.

Masukan tersebut muncul dalam rapat kerja Tim Pansus Revisi RTRW Kaltim, Jumat (11/11/2022). Menurut Sapto, pihaknya berusaha keras menjaga komitmen tersebut, termasuk juga kegiatan penyelamatan lingkungan hutan dari kegiatan perusahaan yang menggunakan Area Penggunaan lain (APL).

“Saya menekankan dalam pembahasan Ranperda RTRW ini, kegiatan penyelamatan lingkungan hutan dari kegiatan perusahaan. Hal ini untuk menjaga dan mempertahankan Kaltim sebagai jantung paru-paru dunia,” kata Sapto kepada wartawan.

Selain cagar alam dan areal konservasi, menurut Sapto, Kaltim juga memiliki hutan adat sekitar 7.700 hektar yang juga harus menjadi cagar yang mesti dijaga secara berkelanjutan.

Mengenai draft Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RTRW Kaltim 2022-2042, menurut Sapto, sudah mengalami kemajuan. Sampai pekan tadi, sudah dibahas sampai pasal 53 dari 140 pasal dalam draft.

“Ada pembahasan soal holding zone sudah kita kaji bersama beberapa instansi terkait. Sudah saya tekankan jangan sampai alih fungsi lahan diperluas, sehingga bisa menurunkan kelestarian hutan kita,” ujar Sapto.

Selain itu katanya kegiatan ekonomi di kawasan harus berbasis pada kelestarian lingkungan, bagaimana reklamasi lahan dan tidak malah memperparah ekologi yang ada. Hal yang mesti ditingkatkan adalah sektor pertanian tanaman pangan.

Sapto menambahkan bahwa dirinya lebih antusias untuk tetap menguatkan sektor pertanian untuk rencana tata ruang wilayah Kaltim 20 tahun ke depan. Dengan begitu, Kaltim tetap menjaga kegiatan ekonomi yang berbasis ekologi. #ADV

Comments are closed.