BeritaKaltim.Co

Lubang Eks Tambang Indominco Diusulkan Jadi Sumber Air Bersih Warga Bontang

BERITAKALTIM.CO- Masyarakat Kota Bontang masih mengalami persoalan ketersediaan air bersih. Langkah strategis ditempuh pemerintah dan swasta, termasuk diantaranya mewacanakan dimanfaatkannya lubang eks tambang (Void) PT Indominco Mandiri untuk sumber air pengolahan dan didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

Wacana tersebut dibuka kembali saat tim Pansus IP (Panitia Khusus Investigasi Pertambangan) melakukan kunjungan ke perusahaan yang berada di Bontang tersebut. Dari dialog anggota Pansus dengan manajemen perusahaan tambang batu bara itu diketahui, kalau sejak tahunn 2021 lalu, phak perusahaan dan Gubernur Kaltim Isran Noor pernah memunculkan kesepakatan prinsip dengan Gubernur Kaltim Isran Noor untuk memanfaatkan lubang tambang tersebut.

Hanya saja, untuk merealisasikannya harus pula melewati mekanisme birokrasi lain, diantaranya mekanisme tekhnis seperti status lahan, mutu air baku, soal lingkungan dan lainnya.

Menurut anggota Komisi III DPRD Provinsi Kaltim Sutomo Jabir, pihak Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR Pera) Provinsi Kaltim bersama pihak terkait di Kota Bontang, harus segera merealisasikan pemanfaatan void (kolam bekas galian tambang) untuk kebutuhan air baku warga Bontang.

“Saya berharap PUPR Pera Provinsi Kaltim bergerak cepat untuk merealisasikan pembangunan sarana air baku dengan memanfaatkan void di PT Indominco Mandiri,” ujar Sutomo Jabir saat mengunjungi PT Indominco Mandiri bersama anggota Pansus Investigasi Pertambangan di Bontang.

Dalam kunjungan itu, Pansus Investigasi Pertambangan DPRD Kaltim menggali beberapa hal penting terkait realisasi penyaluran Coorporate Social Responsibility (CSR) PT Indominco Mandiri dan juga mengenai jaminan reklamasi (jamrek) pascatambang.

Mengenai persediaan air bersih dari PT Indominco Mandiri pernah disampaikan saat Gubernur Kaltim Isran Noor berkunjung ke kawasan perusahaan. Kunjungan itu pada 17 Desember 2021, bahkan sudah direspon oleh Wali Kota Bontang Basri Rase di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota.

Kala itu Basri Rase sendiri yang menyampaikan rencana pemanfaatan void tersebut.

“Saat ini kami masih memanfaatkan air tanah dari sumur PDAM di Kota Bontang, seperti LNG dan PKT yang juga memanfaatkan air tanah. Kami sangat berharap rencana pengelolaan void L11N1 di konsesi PT Indominco bisa segera terwujud, sehingga kebutuhan air baku untuk konsumsi warga Bontang dapat terpenuhi,” kata Basri saat itu. #ADV

Comments are closed.